Pemprov Kaltim Gelar Festival Merah Putih Tanpa APBD, Stan UMKM Gratis Hingga Konser Raim Laode

Eko Pralistio • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 18:44 WIB
Konferensi pers Festival Merah Putih Kalimantan Timur 2026, Kamis (13/8) di Samarinda., Pemprov Kaltim berkolaborasi dengan Kadin, KORMI, dan berbagai komunitas untuk menggelar festival pada 22–23 Agustus 2026 di halaman parkir Convention Hall Samarinda.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kaltim, Ririn Sari Dewi (tengah), didampingi Plt Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Kaltim, Imanudin (kanan), memberikan keterangan pers terkait persiapan Festival Merah Putih 2026 di Samarinda.

SAMARINDA – Festival Merah Putih Kaltim 2026 tak digelar dengan pesta besar-besaran. Keterbatasan anggaran membuat Pemprov Kaltim memilih konsep kolaborasi dengan komunitas dan dunia usaha.

Festival yang menjadi bagian rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI itu akan berlangsung pada 22–23 Agustus 2026 di halaman parkir Convention Hall Samarinda. Lebih dari 50 UMKM lokal dijadwalkan ambil bagian.

Plt Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah (BPOD) Provinsi Kaltim Imanudin mengatakan, anggaran pemerintah untuk kegiatan tersebut memang terbatas. Karena itu, pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui mekanisme pengadaan dan menggandeng event organizer (EO).

"Anggaran kita tersedia, tapi terbatas. Melalui EO kita serahkan dan melalui mekanisme pengadaan untuk mengundang UMKM memasarkan produk-produknya di situ," kata Imanudin. Yang menarik, pelaku UMKM tidak dibebani biaya sewa stan. Pemerintah memberikan stan secara gratis agar pelaku usaha bisa lebih leluasa memasarkan produknya sekaligus mendapatkan transaksi selama festival.

Baca Juga: Debit Air Baku Terus Menurun karena Kemarau, PDAM Kukar Imbau Masyarakat Hemat Air

"Untuk UMKM itu stan-nya digratiskan, jadi dia tidak bayar," tegasnya. Konsep penghematan juga diterapkan pada kegiatan hiburan. Pemprov Kaltim menggandeng sejumlah pihak untuk mengisi rangkaian acara, di antaranya Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kaltim, Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI), PKK, dan komunitas lainnya.

Imanudin menyebut kolaborasi tersebut membuat pemerintah tak harus menanggung seluruh kebutuhan festival dari APBD. Kadin Kaltim, misalnya, berkontribusi pada panggung hiburan dan menghadirkan artis.

Salah satu artis yang dijadwalkan tampil adalah Raim Laode. Penyanyi sekaligus komika tersebut akan tampil pada malam penutupan, 23 Agustus. Panggung hiburan itu berada di halaman parkir Convention Hall dan dapat dinikmati masyarakat secara gratis. "Umum," ujar Imanudin ketika ditanya mengenai akses masyarakat terhadap acara tersebut.

Baca Juga: Kabar Gembira dari Jakarta! Kemenkeu Transfer Ratusan Miliar Dana DBH untuk Kaltim

Sementara KORMI akan mengisi kegiatan olahraga masyarakat, terutama olahraga tradisional nonprestasi. Kegiatan tersebut diharapkan semakin memperluas keterlibatan komunitas dalam Festival Merah Putih. Ditambahkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Ririn Sari Dewi, menyebut bahwa selain hiburan dan olahraga, festival juga diisi berbagai kegiatan pelayanan publik. 

Mulai tes kesehatan gratis, layanan administrasi kependudukan, perpustakaan keliling, bazar UMKM dan sembako murah, hingga berbagai lomba untuk masyarakat dan pelajar.Menurutnya, festival ini bukan sekadar perayaan kemerdekaan. Transaksi UMKM menjadi salah satu indikator keberhasilan kegiatan. 

Pemprov Kaltim, kata Ririn, berharap Festival Merah Putih menjadi stimulan bagi UMKM lokal. Selain memberikan ruang promosi secara gratis, kegiatan tersebut diharapkan membuka peluang pasar baru bagi pelaku usaha."Kita berharap ini stimulan yang bagus untuk kawan-kawan kita," pungkasnya. (riz)

 

Editor : Muhammad Rizki
Festival Merah Putih Kaltim HUT ke-81 RI Kaltim Raim Laode Samarinda Convention Hall Samarinda Diskominfo Kaltim