KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Pemprov Kaltim telah menyalurkan Rp 318,839 miliar melalui Program Gratispol Pendidikan kepada 68.753 mahasiswa. Bantuan tersebut diberikan kepada mahasiswa yang berkuliah di dalam maupun luar daerah.
Kepala Biro Kesra Setdaprov Kaltim, Dasmiah mengatakan, penyaluran untuk mahasiswa semester genap telah seluruhnya diselesaikan. Saat ini, Pemprov Kaltim mulai memproses bantuan untuk mahasiswa baru angkatan 2026. “Untuk semester genap kemarin seluruh proses penyaluran sudah kami selesaikan,” kata Dasmiah, Kamis (13/8).
Pada tahap pertama, bantuan telah ditransfer kepada sekitar 1.800 mahasiswa baru. Mayoritas penerima merupakan mahasiswa yang lolos melalui jalur seleksi prestasi. Dasmiah mengimbau mahasiswa baru segera melakukan pendaftaran. Semakin cepat data diterima, semakin cepat pula Pemprov Kaltim memproses transfer bantuan ke perguruan tinggi.
Sementara mahasiswa semester 3, 5, dan 7 diminta segera melakukan lapor diri. Batas waktu lapor diri ditetapkan hingga 30 September 2026. Mahasiswa yang tidak melakukan lapor diri sampai batas waktu tersebut akan dianggap mengundurkan diri dari Program Gratispol.
Baca Juga: Karhutla di Kaltim Melonjak Tajam di Agustus 2026, Paser dan Kutai Barat Catat Kejadian Terbanyak
Dasmiah menegaskan, lapor diri diperlukan untuk memastikan penerima masih berstatus sebagai mahasiswa aktif. Dalam proses tersebut, mahasiswa juga wajib melaporkan indeks prestasi yang diperoleh selama perkuliahan. “Hal ini penting karena kami harus mempertanggungjawabkan kepada BPK bahwa mereka memang masih terdaftar sebagai mahasiswa,” ujarnya.
Target 100 Ribu Mahasiswa
Pemprov Kaltim masih memiliki pagu anggaran Program Gratispol Pendidikan sebesar Rp 1,3 triliun. Dari total tersebut, sekitar Rp 318,8 miliar telah disalurkan. Jumlah penerima baru tahun ini diperkirakan meningkat dibandingkan 2025. Tahun lalu, mahasiswa baru yang menerima bantuan mencapai sekitar 24 ribu orang.
Tahun ini, Pemprov Kaltim memperkirakan jumlah tersebut meningkat 10–20 persen atau sekitar 30 ribu mahasiswa baru. Jika digabung dengan mahasiswa penerima lama, Pemprov Kaltim memproyeksikan total penerima Gratispol dapat mencapai sekitar 100 ribu mahasiswa.
“Prognosis kami, dari capaian saat ini sekitar 68 ribu mahasiswa, kemudian ditambah mahasiswa baru hingga total sekitar 100 ribu mahasiswa, target yang telah ditetapkan dapat tercapai,” kata Dasmiah.
Baca Juga: Pemprov Kaltim Gelar Festival Merah Putih Tanpa APBD, Stan UMKM Gratis Hingga Konser Raim Laode
Untuk semester ini, Pemprov Kaltim masih memperkirakan kebutuhan anggaran sekitar Rp 400 miliar hingga Rp 500 miliar setelah penyaluran sekitar Rp 300 miliar yang telah dilakukan.
Dasmiah mengatakan, kemungkinan terdapat sisa anggaran atau SiLPA. Namun, anggaran yang tidak terserap tersebut akan dikembalikan. “Insya Allah target tersebut bisa kami penuhi,” pungkasnya. (riz)
Editor : Muhammad Rizki