IKN Dinilai Siap Jadi Pusat Kegiatan Kenegaraan, Rektor Uniba Optimistis Ibu Kota Politik Terwujud

Muhammad Ridhuan • Dipublikasikan Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:05 WIB
Koordinator KUC Isradi Zainal. (FOTO NURON/KP)
Rektor Uniba Isradi Zainal. (FOTO NURON/KP)

KALTIMPOST.ID-Dari sisi pembangunan fisik, Rektor Universitas Balikpapan (Uniba) Isradi Zainal menilai perkembangan IKN sejauh ini berjalan sesuai jalur, bahkan menurutnya telah melampaui target yang dia amati.

Ia melihat mulai tumbuhnya berbagai investasi di kawasan tersebut sebagai salah satu indikator perkembangan ekosistem kota.

Sejumlah proyek apartemen, hotel dan restoran mulai dibangun untuk mendukung kebutuhan masyarakat yang beraktivitas di Nusantara.

“Pembangunan itu melampaui target. Semua on the track. Investor juga sudah mulai membangun di mana-mana. Sudah ada apartemen, hotel, restoran dan macam-macam,” katanya.

Baca Juga: Pemkab Mahulu Gelar Gerakan Pangan Murah, Sembako Ludes Terjual dalam Satu Jam 

Menurut Isradi, perkembangan tersebut menjadi modal untuk menjadikan IKN sebagai ibu kota politik sebagaimana arah yang dicanangkan pemerintah.

Namun, pembangunan tersebut tetap membutuhkan dukungan masyarakat, khususnya masyarakat Kaltim.

Sebab, keberhasilan IKN menurutnya tidak hanya ditentukan oleh regulasi, investasi dan pembangunan infrastruktur.

“Tanpa dukungan masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Kaltim, itu tidak akan berhasil,” tegasnya.

Isradi juga menilai IKN telah memiliki infrastruktur yang cukup untuk kembali menjadi pusat berbagai kegiatan kenegaraan.

Ia menyebut keberadaan Istana Negara dan Istana Wakil Presiden, kawasan kementerian koordinator, ekosistem perkotaan yang mulai terbentuk, serta kedekatan dengan Balikpapan dan Samarinda menjadi sejumlah keunggulan.

Baca Juga: Cantika Febrianty Siswi SMA 1 Sendawar Kubar Raih Juara I Duta GenRe Kaltim 2026

Bandara IKN juga dinilai menjadi bagian penting yang tinggal dioptimalkan untuk mendukung mobilitas kegiatan kenegaraan.

“Kalau saya melihat sudah layak IKN kembali menjadi satu pusat untuk kegiatan kenegaraan, sangat layak. Pertama ada istana yang dua (Istana Presiden dan Wakil Presiden) ada Kemenko, ekosistem mulai terbangun, dekat dengan Balikpapan dan Samarinda, ada bandara tinggal dioptimalkan,” ujarnya.

Isradi optimistis kesiapan tersebut dapat semakin matang dalam beberapa tahun ke depan. Ia menyebut 2028 sebagai momentum yang realistis untuk memperkuat fungsi IKN sebagai pusat kegiatan kenegaraan.

“Kalau menurut saya 2028 seperti yang dicanangkan Prabowo, kita sudah siap. Tentunya sambil berbenah, tidak mungkin sempurna,” pungkasnya. (rd)

Editor : Romdani.
Rektor UNIBA Isradi Zainal penajam paser utara ibu kota nusantara Otorita IKN universitas balikpapan