KALTIMPOST.ID-Kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kaltim, khususnya kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), mendapat perhatian jajaran TNI-Polri.
Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita bersama Komandan Korps Brimob Polri melakukan kunjungan ke Balikpapan, Sabtu (22/8).
Rombongan tiba di Baseops Lanud Dhomber menggunakan pesawat TNI AU Falcon 8X dan Hawker Beechcraft 400XP.
Kedatangan mereka disambut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kaltim, termasuk Kasdam VI/Mulawarman Brigjen TNI Andy Setyawan dan Wakapolda Kaltim Brigjen Adrianto Jossy Kusumo.
Baca Juga: Karhutla Kubar Mengancam Permukiman, Prajurit Brigif TP 85 dan Warga Bergerak Cepat Padamkan Api
Kunjungan tersebut difokuskan untuk memastikan kesiapan penanganan karhutla di Kaltim dan kawasan strategis IKN.
Pangdam VI/Mulawarman Mayjen Krido Pramono menegaskan jajarannya siap mengerahkan sumber daya untuk mengantisipasi dan menangani ancaman kebakaran.
“Sinergi lintas sektoral antara TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga BMKG adalah kunci utama. Kita tidak boleh lengah mengantisipasi potensi titik api demi menjaga keselamatan ekosistem serta kesehatan masyarakat di Kaltim,” ujarnya.
Wakil Panglima TNI dan Dankorps Brimob selanjutnya menerima paparan dari BMKG, Kodam VI/Mulawarman, serta Polda Kaltim.
Paparan membahas peta kerawanan sekaligus perkembangan penanganan karhutla terkini.
Penanganan juga diperkuat melalui operasi modifikasi cuaca (OMC). Penyemaian garam dilakukan menggunakan pesawat Cassa TNI AU di wilayah IKN dan sekitarnya.
Baca Juga: LAPSUS: 936 Hektare Hutan di Kaltim Terbakar, Anggota DPR Hetifah Ingatkan Ancaman Belum Berakhir
Operasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan peluang turunnya hujan sehingga dapat membantu membasahi lahan kering sekaligus menekan potensi muncul dan meluasnya titik api.
Langkah tersebut menjadi bagian dari mitigasi karhutla di tengah kondisi kering yang meningkatkan kerawanan kebakaran.
Pengamanan kawasan IKN tidak hanya menyangkut pembangunan infrastruktur, tetapi juga perlindungan lingkungan dan ekosistem di kawasan tersebut. (rd)
Editor : Romdani.