LAPSUS: Karhutla Kaltim Mengancam, 1.004 Hotspot Terdeteksi! Berau Terbanyak dengan 520 Titik

Ainur Rofiah • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 06:02 WIB
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.
Kebakaran hutan dan lahan.

KALTIMPOST.ID-Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kaltim masih tinggi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim mencatat 1.004 titik panas (hotspot) berdasarkan data per 20 Agustus 2026.

Data tersebut diperoleh melalui sistem Sipongi. Dari total hotspot yang terpantau, 64 titik masuk kategori tinggi (high), 936 titik kategori sedang (medium), dan empat titik kategori rendah (low).

Pelaksana Harian (Plh) Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kaltim Sugeng Priyanto mengatakan, data hotspot merupakan hasil pemantauan satelit yang menggambarkan potensi adanya titik panas.

Karena itu, angka tersebut tidak dapat serta-merta disamakan dengan jumlah kejadian kebakaran yang terjadi di lapangan.

Baca Juga: LAPSUS: 936 Hektare Hutan di Kaltim Terbakar, Anggota DPR Hetifah Ingatkan Ancaman Belum Berakhir

“Data itu untuk mengetahui bahwa ada potensi, tapi bukan berarti angka itu pasti,” kata Sugeng, Sabtu (22/8).

Menurutnya, data hotspot bersifat dinamis dan terus diperbarui. Kepastian mengenai apakah titik panas tersebut benar merupakan kejadian karhutla harus dikonfirmasi dengan kondisi di lapangan.

Berdasarkan data per 20 Agustus, Berau menjadi daerah dengan jumlah hotspot terbanyak di Kaltim.

Terdapat 520 titik panas di wilayah tersebut, terdiri dari 25 titik kategori tinggi, 494 kategori sedang, dan satu kategori rendah.

Kutai Timur (Kutim) berada di posisi berikutnya dengan 162 hotspot, disusul Kutai Kartanegara 146 titik, Paser 85 titik, Kutai Barat 75 titik, dan Mahakam Ulu 12 titik.

Sementara itu, Balikpapan dan Bontang masing-masing tercatat memiliki dua hotspot. Penajam Paser Utara dan Samarinda tidak tercatat memiliki titik panas dalam data tersebut. “Kita semua pada posisi mitigasi, posisi kesiapsiagaan, posisi ada ancaman,” tegas Sugeng. (rd)

Editor : Romdani.
karhutla Kaltim Komjen Fadil Imran letjen lucky avianto Titik Panas Kalimantan kebakaran hutan dan lahan