KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Paser menjadi nama yang paling menonjol dalam peta produksi semangka Kalimantan Timur. Daerah tersebut menghasilkan 1.782,20 ton pada 2025, sekaligus menjadi kontributor terbesar di tengah produksi semangka Kaltim yang merosot dibandingkan tahun sebelumnya.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Mas’ud Rifai menyebut produksi semangka Kaltim sepanjang 2025 mencapai 8.477,74 ton. Capaian tersebut turun 18,87 persen dibandingkan 2024 yang mencapai 10.449,52 ton.
“Secara periode bulanan, produksi tertinggi tercatat pada bulan Oktober 2025 sebesar 1.440,57 ton dari luas panen 133,65 hektar,” ujar Mas’ud. Pola produksi semangka sepanjang tahun memang bergerak fluktuatif. Pada Januari, produksi tercatat 405,01 ton. Angka tersebut meningkat menjadi 579,74 ton pada Februari dan 787,57 ton pada Maret, sebelum kembali berfluktuasi pada bulan-bulan berikutnya.
Baca Juga: Api Makin Membesar, Air Makin Langka! Cerita Petugas Karhutla Kaltim Berburu Air 5 Kilometer
Memasuki Agustus, produksi mencapai 697,69 ton. Kemudian September meningkat menjadi 1.202,07 ton dan mencapai puncak pada Oktober. Setelah itu produksi turun menjadi 567,10 ton pada November, sebelum kembali naik menjadi 1.123,60 ton pada Desember.
Dari sisi wilayah, produksi semangka tidak hanya ditopang satu daerah. “Tiga daerah dengan produksi semangka terbesar adalah Paser, Kutai Timur, dan Kutai Kartanegara,” beber Mas’ud. Paser menempati posisi pertama dengan produksi 1.782,20 ton atau 21,02 persen dari total produksi provinsi. Produksi tersebut berasal dari luas panen 252,15 hektare.
Baca Juga: Dampak El Nino, 1.260 Hektare Lahan di Kaltim Hangus Terbakar Selama Agustus 2026
“Kutai Timur berada di posisi kedua dengan kontribusi 19,21 persen atau produksi 1.628,59 ton dari lahan seluas 119,09 hektar. Sementara itu, Kutai Kartanegara mencatatkan produksi 1.522,45 ton atau 17,96 persen dari total produksi provinsi, dengan luas panen 245,85 hektar,” kata Mas’ud.
Jika digabungkan, tiga daerah tersebut menghasilkan 4.933,24 ton atau sekitar 58 persen dari total produksi semangka Kaltim. Di luar tiga sentra itu, produksi tersebar di Balikpapan 1.415,85 ton, Penajam Paser Utara 1.014,15 ton, Bontang 457 ton, Samarinda 317,35 ton, Kutai Barat 285,70 ton, Berau 53,05 ton, dan Mahakam Ulu 1,41 ton. (riz)
Editor : Muhammad Rizki