KALTIMPOST.ID, JAKARTA- Perjalanan udara dari Kota Kinabalu, Malaysia, menuju Shanghai, China, berubah menjadi pengalaman yang tidak menyenangkan bagi para penumpang AirAsia. Menjelang pesawat mendarat, kabin mendadak dipenuhi aroma tidak sedap setelah seorang penumpang perempuan buang air besar di area tempat duduknya.
Insiden tersebut terjadi pada penerbangan AirAsia bernomor AK1516 pada Selasa (18/8). Pesawat lepas landas dari Kota Kinabalu sekitar pukul 22.30 waktu setempat dan dijadwalkan tiba di Shanghai sekitar pukul 03.00.
Selama sebagian besar penerbangan, kondisi berlangsung normal. Namun, sekitar 40 menit sebelum mendarat, suasana kabin berubah. Bau menyengat mulai tercium dan membuat sejumlah penumpang yang sedang tidur terbangun.
Baca Juga: Jadwal Lengkap Muktamar ke-35 NU Tambakberas Jombang: Catat Hari, Jam dan Lokasi Acara
Seorang penumpang bernama Zhao mengaku melihat seorang perempuan berusia sekitar 40-an tahun yang duduk di antara dua anak laki-laki. Perempuan tersebut kemudian terlihat bergerak menuju toilet sambil membawa sebuah tas.
Awalnya, penumpang di sekitarnya menduga perempuan itu mengalami masalah kesehatan dan hendak muntah. Namun, kondisi yang ditemukan kemudian ternyata berbeda.
Kotoran manusia terlihat berada di sekitar kursi dan karpet lorong kabin. Kejadian tersebut sontak membuat sejumlah penumpang kecewa dan menegur perempuan tersebut. Ia disebut mengaku sedang mengalami gangguan kesehatan.
Para penumpang mempertanyakan alasan kejadian itu, mengingat toilet pesawat berada tidak jauh dari tempat duduk perempuan tersebut. Saat insiden berlangsung, toilet juga disebut masih dapat digunakan dan belum ditutup untuk persiapan pendaratan.
Awak kabin kemudian berusaha membersihkan area yang terkena kotoran menggunakan tisu dan menyemprotkan pengharum ruangan. Namun, aroma tidak sedap tetap bertahan hingga pesawat mendarat.
Situasi semakin tidak nyaman karena sistem pendingin kabin telah dimatikan sebagai bagian dari persiapan sebelum pesawat mendarat. Alhasil, penumpang harus bertahan dengan kondisi tersebut selama puluhan menit.
Pihak AirAsia menyatakan telah menerima laporan mengenai kejadian tersebut dari awak kabin. Setelah pesawat tiba di tujuan dan seluruh penumpang turun, petugas darat langsung melakukan pembersihan serta disinfeksi pada area yang terdampak.
Baca Juga: Siapa Calon Ketum PBNU 2026? 7 Nama Menguat Jelang Muktamar NU di Jombang
Kru yang bertugas pada penerbangan berikutnya juga diberi informasi mengenai kondisi kabin agar penanganan dapat dilakukan dengan baik.
Manajemen AirAsia China turut mengapresiasi kru yang bertugas karena dinilai tetap tenang dan profesional dalam menangani situasi yang tidak terduga tersebut.
Pihak maskapai menegaskan keselamatan serta kenyamanan penumpang tetap menjadi perhatian utama, termasuk ketika menghadapi kejadian yang terjadi secara tiba-tiba selama penerbangan.
Editor : Uways Alqadrie