Harga Avtur Melonjak, Penumpang Domestik Bandara Sepinggan Balikpapan Turun 14 Persen  

Dina Angelina • Dipublikasikan Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:12 WIB
Aktivitas penumpang di Terminal Bandara SAMS Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur. (ANGGI PRADITHA/KP)
Aktivitas penumpang di Terminal Bandara SAMS Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur. (ANGGI PRADITHA/KP)

 

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN — Melonjaknya harga avtur hingga Rp25 ribu per liter dinilai menjadi pemicu utama menurunnya jumlah penumpang domestik di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Balikpapan. Isu geopolitik global berdampak langsung pada kenaikan komponen biaya operasional penerbangan tersebut.

Baca Juga: Dari KKI 2026, UMKM Kaltim Raup Rp1,14 Miliar dan Kantongi Peluang Ekspor  

​General Manager Bandara SAMS Sepinggan, R. Iwan Winaya Mahdar, menjelaskan bahwa avtur berkontribusi hingga 40 persen terhadap porsi harga tiket pesawat. Kenaikan harga bahan bakar ini memicu lonjakan tarif penerbangan yang signifikan.

​"Sebagai gambaran, saat Posko Lebaran Maret 2026, harga avtur masih berkisar Rp15 ribu per liter. Setelah itu, harga melonjak dan bertahan Rp25 ribu per liter," ujar Iwan.

Baca Juga: 40 Paket Diduga Sabu-Sabu Ditemukan di Tiga Lokasi di Sangatta, Satu Disembunyikan di Bawah Batu

​Dampaknya, harga tiket pesawat rute Balikpapan–Jakarta yang sebelumnya berada di kisaran Rp900 ribu hingga Rp1,2 juta, kini melambung menjadi Rp1,6 juta hingga Rp2 juta. Kenaikan tarif ini memukul minat masyarakat dalam menggunakan moda transportasi udara.

​Data periode Januari hingga Juli 2026 mencatat jumlah penumpang domestik di Bandara SAMS Sepinggan merosot 14 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Tren ini berbanding terbalik dengan penerbangan internasional yang justru tumbuh 10 persen.

Baca Juga: Menakar Solusi di Tengah Keterbatasan: Evaluasi Layanan Poliklinik RSUD HIS

​Penurunan ini melanjutkan tren negatif tahun sebelumnya. Pada 2024, Bandara SAMS Sepinggan mencatat total 7 juta penumpang, namun angka tersebut merosot drastis menjadi 5,2 juta penumpang pada 2025. Tahun ini, Angkasa Pura Indonesia mematok target realistis minimal 5,4 juta penumpang.

​Saat ini, rata-rata trafik harian Bandara Sepinggan berada di angka 12 ribu penumpang per hari, baik keberangkatan dan kedatangan. Pihaknya menargetkan kenaikan 17 ribu hingga 18 ribu penumpang per hari.

Baca Juga: Rico FC Juara Turnamen Sepak Bola U-45 LPM Gunung Bahagia  

Angka tersebut hanya mampu tercapai pada momen tertentu, seperti libur panjang atau masa Posko Natal, Tahun Baru, dan Posko Lebaran Idulfitri.

​"Trafik masih belum stabil, naik-turun tergantung event atau atraksi yang diselenggarakan pemerintah daerah," tutur Iwan.

"Kami berharap harga avtur bisa stabil lagi agar harga tiket lebih terjangkau bagi masyarakat, sehingga warga yang datang maupun pergi dari Kalimantan Timur tetap memilih transportasi udara," pungkasnya. (*)

Editor : Sukri Sikki
penumpang Iwan Winaya Mahdar Bandara SAMS Balikpapan avtur