Kubar dan Mahulu Terkepung Asap! DPRD Kaltim Tegaskan Penanganan Tak Cuma Padamkan Api

Bayu Rolles • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 10:28 WIB
Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ekti Imanuel, (Foto: Bayu/KP)
Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ekti Imanuel, (Foto: Bayu/KP)

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kaltim tak boleh hanya sekadar memadam api. Asap yang tersisa yang menyelimuti sejumlah wilayah di Tanah Etam juga menjadi persoalan yang tak kalah serius.

Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ekti Imanuel, memberi perhatian khusus pada kondisi di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) dan Mahakam Ulu (Mahulu). Dua wilayah itu ikut terdampak cukup parah, termasuk imbas kiriman asap dari daerah lain.

Menurut Ekti, penanganan karhutla harus dilakukan secara menyeluruh. Dari upaya pemadaman yang harus terus dikebut, hingga upaya dalam menghadapi dampak lanjutan yang mengancam kesehatan masyarakat.

“Pemadaman memang masih berlangsung. Kami mendukung penuh upaya pihak terkait dalam menanggulanginya. Tapi kita juga perlu bersiap dengan dampak peristiwa ini, salah satunya soal asap,” katanya, Senin, 31 Agustus 2026.

Baca Juga: APBD Kaltim Turun Drastis, DPRD Kaltim Buka Suara Soal Peluang Pemotongan TPP ASN

Karhutla sendiri terjadi hampir merata di sejumlah provinsi di Pulau Kalimantan. Kondisi tersebut membuat persoalan asap tidak hanya bergantung pada titik kebakaran yang berada di wilayah masing-masing.

Di Kutai Barat, dampaknya bahkan mulai mengganggu aktivitas masyarakat. Sejumlah sekolah terpaksa menerapkan pembelajaran dari rumah karena kualitas udara memburuk akibat asap yang cukup pekat.

Situasi ini, menurut Ekti, harus menjadi perhatian bersama. Penanganan dampak karhutla tidak bisa hanya dibebankan kepada daerah yang menjadi titik kebakaran.

Karena itu, Politikus Gerindra itu  mengajak seluruh pihak untuk ikut membantu masyarakat, terutama dalam mencegah risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap. “Tidak hanya Kubar atau Mahulu. Tapi juga daerah lain di Kaltim, kita perlu bersama-sama menangani dampak karhutla ini,” singkatnya. (riz)

Editor : Muhammad Rizki
karhutla Kaltim kubar mahulu Ekti Imanuel