Karhutla Kubar Merambah 63 Kampung, Pemkab Gandeng TNI-Polri dan Salurkan 100 Ribu Masker

Sunardi Kaltim Post • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 15:54 WIB
Bupati Kutai Barat Frederick Edwin didampingi Wakil Bupati H. Nanang Adriani dan Sekda Erik Victory menerima audiensi Tim Penyelidikan Karhutla TNI-Polri di Kantor Bupati Kubar, Sendawar, Selasa (1/9/2026).
Bupati Kutai Barat Frederick Edwin didampingi Wakil Bupati H. Nanang Adriani dan Sekda Erik Victory menerima audiensi Tim Penyelidikan Karhutla TNI-Polri di Kantor Bupati Kubar, Sendawar, Selasa (1/9/2026).

KALTIMPOST.ID- Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kutai Barat (Kubar) terus meluas. Sejak pertama kali tercatat pada 9 Juli 2026, kebakaran telah berdampak terhadap 63 kampung di 10 kecamatan dengan luas lahan mencapai 578,4 hektare.

Kondisi tersebut mendorong Pemerintah Kabupaten Kutai Barat memperkuat penanganan bersama jajaran TNI dan Polri. Dukungan lintas sektor dinilai diperlukan lantaran pemerintah daerah menghadapi keterbatasan dalam menangani kebakaran yang meluas.

Bupati Kutai Barat Frederick Edwin menyampaikan kondisi tersebut saat menerima audiensi Tim Karhutla bersama jajaran TNI dan Polri di Kantor Bupati Kutai Barat, Selasa (1/9). “Kami menyadari bahwa kami memiliki keterbatasan. Dalam mengatasi persoalan ini, kita membutuhkan kerja sama dan sinergitas,” kata Frederick.

Dia meminta jajaran TNI dan Polri mengoptimalkan sumber daya serta memperkuat peran masing-masing dalam penanganan karhutla. Selain mengancam lingkungan, kebakaran juga berdampak terhadap kesehatan masyarakat. Kabut asap disebut telah dirasakan warga di berbagai wilayah Kubar.

Baca Juga: BMKG Catat Kualitas Udara Samarinda Mulai Menurun, Warga Diimbau Gunakan Masker

“Tidak hanya menimbulkan kerugian material, tetapi dari sisi kesehatan juga memberikan dampak yang cukup signifikan. Kabut asap secara merata dirasakan oleh seluruh warga Kabupaten Kutai Barat,” ujarnya.

Sebagai langkah perlindungan terhadap masyarakat, Pemkab Kubar menyiapkan 100 ribu lembar masker yang akan disalurkan kepada warga. “Nanti kita akan koordinasikan penyaluran 100.000 lembar masker kepada masyarakat sebagai salah satu langkah untuk membantu melindungi warga dari dampak kabut asap,” jelas Frederick.

Pemkab berharap kolaborasi dengan TNI, Polri, dan pemangku kepentingan lainnya dapat mempercepat penanganan sekaligus meminimalkan dampak karhutla terhadap masyarakat dan lingkungan.

Audiensi turut dihadiri Wakil Bupati Kutai Barat Nanang Adriani, Sekretaris Daerah Erik Victory, Ketua PASIS CESCO TNI Kolonel Inf. Dr. Tangkas Wiratama, Ketua Tim Penyelidikan Karhutla Kolonel Tek Dones Hutajoyo, Dandim 0912/KBR Letkol Inf. Doni Fransisco, serta Kapolres Kutai Barat AKBP Haris Kurniawan. (riz)

Editor : Muhammad Rizki
El Nino 2026 karhutla Kutai Barat Frederick Edwin Pemkab Kubar kubar