Pangdam VI/Mulawarman Kunjungi Malinau, Cek Kesiapan Prajurit hingga Pendidikan Anak Perbatasan

Romdani. • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 10:29 WIB
Mayjen Krido Pramono ke Malinau, Rabu (2/9). (FOTO KODAM VI/MULAWARMAN)
Mayjen Krido Pramono ke Malinau, Rabu (2/9). (FOTO KODAM VI/MULAWARMAN)

KALTIMPOST.ID--Kesiapan satuan TNI di kawasan perbatasan dan akses pendidikan anak di pedalaman menjadi perhatian dalam kunjungan kerja Pangdam VI/Mulawarman Mayjen Krido Pramono ke Malinau, Kalimantan Utara, Rabu (2/9).

Didampingi Danrem 092/Maharajalila Brigjen TNI Mohammad Sjahroni dan pejabat utama Kodam VI/Mulawarman, Krido tiba di Pelabuhan Speedboat Malinau sekitar pukul 13.37 Wita setelah bertolak dari Tarakan.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari pembinaan, pengawasan, dan evaluasi terhadap kesiapan satuan, personel, serta sarana dan prasarana TNI di wilayah Kodam VI/Mulawarman.

Rombongan mengawali agenda di Makodim 0910/Malinau. Pangdam menerima paparan mengenai kondisi satuan sebelum memberikan pengarahan kepada personel. Kegiatan juga diisi dengan penanaman pohon.

Baca Juga: Ribuan Siswa di Kaltim Belajar dari Rumah Imbas Karhutla, Hetifah: Jangan Pertaruhkan Kesehatan Anak

Selain kesiapan pertahanan, kunjungan menyentuh persoalan pendidikan masyarakat di kawasan pedalaman dan perbatasan.

Sekitar pukul 17.05 Wita, Krido meninjau Rumah Baca Bermain Ceriah di Desa Pulau Sapi, Kecamatan Mentarang.

Lokasi tersebut menjalankan Program Belajar Gratis yang memberikan pendampingan pendidikan kepada anak-anak.

Dia menilai letak geografis tidak semestinya menjadi penghalang bagi anak untuk mendapatkan kesempatan belajar.

“Masa depan bangsa ini tidak boleh terhalang oleh garis batas wilayah. Setiap anak di perbatasan memiliki hak yang sama untuk bermimpi besar dan meraih pendidikan setinggi-tingginya,” ujarnya.

Menurut dia, program belajar gratis tidak hanya menjadi ruang transfer pengetahuan, tetapi juga diharapkan menjaga kesempatan anak-anak di wilayah perbatasan untuk mengembangkan cita-cita.

Selepas mengunjungi rumah baca, Pangdam melanjutkan perjalanan menuju Markas Yonif 614/Raja Pandhita di Desa Belayan, Kecamatan Malinau Utara.

Baca Juga: Mahligai Nusantara Festival Ramaikan Balikpapan 11–13 September, Ada Kuliner, Fashion hingga Kriya

Di lokasi tersebut, Krido memberikan pengarahan kepada prajurit sekaligus melihat kondisi satuan.

Rangkaian kunjungan kemudian dilanjutkan dengan pertemuan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) dan tokoh masyarakat Malinau di Guest House Pemkab Malinau.

“Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari pembinaan, pengawasan, dan evaluasi langsung terhadap kesiapan satuan, prajurit, serta sarana prasarana di wilayah hukum Kodam VI/Mulawarman,” kata Krido.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Malinau Jakaria, Dandim 0910/Malinau Letkol Inf Cut Ferizal Yusna, Danyonif 614/Raja Pandhita Letkol Inf Ary Prasetiawan, Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 4/Parahyangan Letkol Arm Januar Idrus, Kapolres Malinau AKBP M Anton Satriadi, serta Kajari Malinau Fathur Rohman.

Setelah menyelesaikan agenda di Malinau, Krido dan rombongan dijadwalkan melanjutkan kunjungan ke Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan, Kamis (3/9), untuk meninjau Markas Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) TNI.

Kunjungan ke wilayah utara Kalimantan tersebut sekaligus menempatkan kesiapan pertahanan dan perhatian terhadap masyarakat perbatasan sebagai dua bagian yang berjalan beriringan. (rd)

Editor : Romdani.
Mayjen TNI Krido Pramono Kodam VI Mularwarman penajam paser utara ibu kota nusantara Kutai Barat