Coret 5 Cabor di Porprov Kaltim 2026, KONI Kaltim Tawarkan Opsi Laga Mandiri

Doni Aditya Haryono • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 20:45 WIB
Ketua Umum KONI Kaltim H Anderiy ST.
Ketua Umum KONI Kaltim H Anderiy ST.

KALTIMPOST.ID- Polemik jumlah cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim VIII akhirnya menemui titik terang. Panitia Besar (PB) Porprov mengusulkan 59 cabor dengan 1.014 nomor pertandingan untuk digelar pada 14–27 November 2026 di Kabupaten Paser.

Ketua Umum KONI Kaltim H Anderiy ST membenarkan pihaknya telah menerima surat resmi dari PB Porprov terkait jumlah cabor dan nomor pertandingan tersebut, Kamis (3/9). Surat itu selanjutnya akan diteruskan kepada KONI kabupaten/kota se-Kaltim sebagai acuan dalam mematangkan persiapan kontingen masing-masing. 

“Kemarin sore kita sudah menerima surat dari PB Porprov terkait jumlah cabor dan nomor tanding yang akan dipertandingkan,” ujar Anderiy. Anderiy menegaskan, keputusan mengusulkan 59 cabor bukan hasil keputusan sepihak. Pembahasannya telah melalui sejumlah pertemuan, rapat daring hingga audiensi dengan Gubernur Kaltim.

Baca Juga: Borneo FC Rilis Full Season Pass 2026/2027, Diskon Tiket VIP Stadion Segiri dan Bebas Desain Kursi

KONI Kaltim sebelumnya masih berharap 64 cabor bisa dipertandingkan, namun keterbatasan fiskal dan kemampuan APBD provinsi membuat angka tersebut harus dikompromikan.  “Saya pastikan tidak ada intervensi. Keputusan usulan ini berdasarkan keterbatasan anggaran dan pertimbangan efisiensi,” tegasnya.

Meski jumlah cabor berkurang, KONI Kaltim menilai pelaksanaan Porprov tetap sesuai jadwal merupakan kabar baik. Pasalnya, sejumlah provinsi lain terpaksa menunda Porprov hingga 2027 akibat persoalan anggaran. Jika Kaltim ikut menunda, dampaknya dikhawatirkan mengganggu program pembinaan atlet karena jadwal Pra-PON yang berdekatan. 

“Setidaknya kita di Kaltim bersyukur pelaksanaannya masih bisa berlangsung akhir tahun nanti,” kata Anderiy. Dari 59 cabor tersebut, terdapat lima cabor yang tidak masuk dalam usulan, yakni Korfball Indoor, Ski Air, Barongsai, Petanque dan Woodball. Kondisi ini tentu menjadi pukulan bagi cabang olahraga yang sebelumnya berharap bisa tampil di Porprov VIII. Namun, KONI Kaltim memastikan masih membuka ruang pembahasan untuk mencari solusi.

Anderiy menyebut pihaknya akan memanggil pengurus lima cabor tersebut untuk menawarkan opsi jalan tengah. Jika tetap ingin dipertandingkan, cabor bersangkutan dipersilakan menggelar pertandingan dengan biaya mandiri. Lokasinya pun tidak harus di Paser, tetapi dapat dilaksanakan di Samarinda atau Balikpapan. “Kalau mereka tetap ingin dipertandingkan, silakan dengan biaya mandiri,” tukasnya. (riz)

Editor : Muhammad Rizki
Cabor Porprov Kaltim Anderiy Syachrum KONI kaltim Porprov Kaltim 2026