Samarinda Raih Dua Penghargaan, Dapat Dukungan Rp7,5 Miliar

Ainur Rofiah • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 09:05 WIB
Wali Kota Samarinda Andi Harun menerima dua penghargaan dari Kemendagri pada Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Batch II. (DOKUMENTASI PROKOPIM SAMARINDA)
Wali Kota Samarinda Andi Harun menerima dua penghargaan dari Kemendagri pada Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Batch II. (DOKUMENTASI PROKOPIM SAMARINDA)

 

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN — Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda membawa pulang penghargaan kategori akses penduduk terhadap layanan pendidikan dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Batch II. Kegiatan tersebut digelar di Platinum Hotel Balikpapan, Kamis (3/9).

Selain penghargaan, Samarinda juga memperoleh hadiah berupa anggaran Rp2,5 miliar serta fasilitas bedah rumah sebanyak 250 unit dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Wali Kota Samarinda Andi Harun mengatakan, anggaran yang diperoleh akan diarahkan untuk kegiatan yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

Baca Juga: Catatan Doni Aditya; Raja Psywar Itu Telah Berpulang, Tinggalkan Kesan Manis di Kaltim

“Pokoknya anggarannya untuk dipakai kegiatan-kegiatan berdampak,” kata Andi Harun saat diwawancarai Jumat (4/9), seusai kegiatan.

Menurutnya, salah satu pemanfaatan anggaran tersebut akan diarahkan untuk mendukung program bedah rumah.

Pemkot Samarinda juga mendapatkan fasilitas bedah rumah sebanyak 250 unit dengan nilai Rp20 juta untuk setiap unit.

Dengan demikian, total dukungan program bedah rumah tersebut mencapai sekitar Rp5 miliar.

“Jadi kita dapat 250 dikali Rp20 juta, berarti dapat Rp5 miliar. Lumayan, 250 unit rumah di Samarinda akan mendapatkan bedah rumah,” ujarnya.

Dia menyebut, data penerima program bedah rumah akan disiapkan oleh Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim).

Baca Juga: Naskah Khutbah Jumat Singkat Terbaru: Langit Tak Kunjung Hujan, Sudahkah Kita Bertaubat?

Pemerintah kota, kata dia, masih membutuhkan jumlah rumah yang lebih banyak untuk ditangani. Namun, dia tetap bersyukur atas alokasi yang telah diperoleh.

Sementara itu, anggaran untuk sektor pendidikan akan dikembalikan untuk mendukung peningkatan layanan pendidikan.

“Kalau pendidikan banyak. Bisa mebeler, bisa rehab. Rehab-rehab terbatas, plafon atau mungkin alat-alat pendidikan,” kata Andi Harun.

Ia mengatakan, teknis penggunaan anggaran tersebut masih akan dibahas oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bersama perangkat daerah terkait.

Sekretaris Daerah Samarinda selaku koordinator TAPD akan memanggil Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) serta Dinas Perkim untuk membahas pemanfaatan anggaran dan pelaksanaan program.

“Yang jelas malam ini dapat duitnya, dapat alokasinya. Alhamdulillah,” pungkasnya. (*)

Editor : Ery Supriyadi
layanan pendidikan kemendagri samarinda bedah rumah andi harun