Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta: 1558 Penerbangan Terganggu, Sekolah Beralih ke PJJ

Uways Alqadrie • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 07:35 WIB
Grafis istimewa
Grafis istimewa

KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda memicu dampak berantai ke sejumlah wilayah. Aktivitas penerbangan terganggu, abu vulkanik terdeteksi mencapai kawasan Jakarta dan sekitarnya, sementara sejumlah sekolah memilih mengalihkan pembelajaran tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Erupsi Anak Krakatau yang berlangsung sejak Jumat (4/9) menghasilkan suara gemuruh dan getaran. Dampaknya dirasakan di sejumlah wilayah, mulai Lampung, Banten, DKI Jakarta hingga Jawa Barat.

Gangguan paling besar terlihat pada sektor transportasi udara. Kementerian Perhubungan mencatat sedikitnya delapan bandara terdampak akibat penyebaran abu vulkanik.

Baca Juga: Puluhan Flight Jakarta-Balikpapan Dibatalkan Akibat Erupsi Krakatau, Ini Daftar Lengkapnya

Pada Senin (7/9) pagi, enam bandara masih mengalami penutupan sementara. Penutupan diperpanjang hingga pukul 09.00 WIB.

Enam bandara tersebut yakni Bandara Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, Radin Inten II Lampung, Husein Sastranegara, Budiarto Curug, serta Pondok Cabe.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyebut 1.558 penerbangan mengalami penundaan dengan sekitar 170 ribu penumpang terdampak.

Pemerintah meminta maskapai tetap memenuhi hak penumpang, termasuk memberikan informasi mengenai perubahan jadwal maupun pilihan penanganan sesuai ketentuan penerbangan.

Sejumlah bandara alternatif juga disiapkan. Di antaranya Kertajati, Juanda, Yogyakarta International Airport (YIA), serta bandara di Semarang dan Solo.

Penumpang yang penerbangannya dialihkan ke bandara alternatif akan mendapatkan dukungan transportasi lanjutan menggunakan bus maupun kereta api.

Abu Vulkanik Terpantau di Jakarta

Dampak erupsi tidak hanya dirasakan sektor penerbangan. Hasil pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan abu vulkanik telah menyebar ke sebagian wilayah DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat.

Pada pengamatan pukul 04.00 WIB, BMKG mengidentifikasi dua klaster pergerakan abu.

Klaster pertama bergerak dari arah timur laut menuju selatan. Sebarannya mencakup sebagian DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat dan wilayah perairan di sekitarnya dengan ketinggian hingga 20.000 kaki.

Sementara klaster kedua bergerak ke arah barat daya hingga barat laut. Ketinggiannya diperkirakan mencapai 50.000 kaki dengan wilayah sebaran meliputi sebagian Banten, Lampung, Bengkulu, perairan Selat Sunda bagian selatan dan Samudra Hindia.

Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk mengurangi paparan abu vulkanik.

Warga Jakarta diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama kelompok yang lebih rentan terhadap gangguan akibat kualitas udara, seperti anak-anak dan lansia.

BNPB juga mengambil langkah antisipasi. Operasi modifikasi cuaca disiapkan untuk membantu membuat kondisi atmosfer lebih kondusif, khususnya di wilayah Jakarta.

Pesawat untuk pelaksanaan operasi tersebut disiagakan di Pondok Cabe dan operasi direncanakan berlangsung hingga malam.

Sekolah Beralih ke Pembelajaran Jarak Jauh

Dampak abu vulkanik turut memengaruhi aktivitas pendidikan.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti memberikan ruang bagi sekolah di wilayah yang terdampak cukup berat untuk menyesuaikan metode pembelajaran dengan kondisi kualitas udara.

Beberapa wilayah yang dilaporkan terdampak antara lain Kabupaten Serang di Banten serta Tanggamus, Bandar Lampung dan Lampung Selatan di Lampung.
Baca Juga: Erupsi Anak Krakatau: Penerbangan Samarinda-Jakarta Dibatalkan, Penumpang Diminta Hubungi Maskapai

Keselamatan siswa dan tenaga pendidik menjadi pertimbangan utama dalam menentukan pelaksanaan kegiatan belajar.

DKI Jakarta bahkan menetapkan pembelajaran jarak jauh untuk seluruh sekolah mulai Senin (7/9). Kebijakan tersebut diberlakukan sebagai langkah antisipasi menyusul masuknya abu vulkanik ke wilayah ibu kota.

Pemerintah Provinsi Banten juga menerapkan kebijakan serupa. PJJ diberlakukan bagi jenjang SMA, SMK dan SKh negeri maupun swasta selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu (7–9/9).

Editor : Uways Alqadrie
erupsi Gunung Anak Krakatau bandara Soekarno Hatta ditutup dampak erupsi gunung anak Krakatau bmkg