KALTIMPOST.ID, TANGERANG – Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta kembali berjalan setelah sempat terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau. Operasional bandara dipulihkan sejak Selasa (8/9) dini hari.
Bandara terbesar di Indonesia itu mulai melayani penerbangan pada pukul 00.30 WIB setelah AirNav Indonesia menerbitkan Notice to Air Missions (NOTAM).
Seluruh maskapai yang beroperasi di Soekarno-Hatta juga kembali menjalankan penerbangan. Sebelum layanan dipulihkan, pengelola bandara melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan aspek keselamatan terpenuhi.
Pengecekan dilakukan di area terminal, termasuk fasilitas keberangkatan dan kedatangan, konter check-in, pemeriksaan keamanan, ruang tunggu, serta fasilitas penunjang lainnya.
Baca Juga: KRI TNI AL Pantau Anak Krakatau dari Laut: Abu Vulkanik Masih Terlihat, Gunung Kembali Erupsi
Kesiapan personel operasional dan petugas pelayanan turut diperiksa agar proses keberangkatan maupun kedatangan penumpang dapat berlangsung normal.
Pemeriksaan juga dilakukan di area sisi udara. Petugas memastikan kondisi apron, taxiway, dan landasan pacu bersih serta siap digunakan setelah sebelumnya terdampak paparan abu vulkanik.
Hingga pukul 10.00 WIB, tercatat 174 penerbangan telah dilayani. Jumlah tersebut terdiri atas 130 penerbangan berangkat dan 44 penerbangan tiba.
Dari total penerbangan yang sudah dilayani tersebut, sebanyak 150 penerbangan merupakan rute domestik, sedangkan 24 penerbangan lainnya merupakan penerbangan internasional.
Baca Juga: Daftar Puluhan Jenderal Pol Dimutasi Kapolri Agustus 2026, Ini Jabatan Baru yang Diemban
Pemulihan operasional ini dilakukan setelah kondisi bandara dinyatakan memenuhi persyaratan keselamatan penerbangan pascapaparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Editor : Uways Alqadrie