Rekrutmen TNI AD 2027 Segera Dibuka, Kodam VI/Mulawarman Siapkan Kuota 3.210 Orang

Romdani. • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 20:38 WIB
Brigjen Andy Setyawan bertindak sebagai inspektur upacara.
Brigjen Andy Setyawan bertindak sebagai inspektur upacara.

KALTIMPOST.ID-Kodam VI/Mulawarman memperkuat kesiapan personel menjelang berakhirnya Triwulan III dan memasuki Triwulan IV 2026.

Disiplin, latihan, pembenahan internal, hingga kesiapan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi sejumlah perhatian.

Hal tersebut disampaikan dalam amanat Pangdam VI/Mulawarman pada Upacara Bendera Tujuh Belasan September 2026, Kamis (17/9).

Kasdam VI/Mulawarman Brigjen Andy Setyawan bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat Pangdam.

Baca Juga: Paket Wisata Budaya Tanjung Isuy Kubar Diluncurkan, Ulap Doyo hingga Lamin Dayak Benuaq Jadi Andalan

Dalam amanat tersebut, seluruh prajurit dan PNS Kodam VI/Mulawarman diminta melakukan evaluasi sekaligus meningkatkan disiplin dan kualitas pengabdian. Latihan dan disiplin menjadi kebutuhan dalam menjaga kesiapan operasional prajurit.

Kesiapan tersebut salah satunya dilakukan melalui Latihan Antar Kecabangan (Ancab) YTP 614/Raja Pandhita di Nunukan, Kalimantan Utara. Latihan yang melibatkan prajurit dari berbagai kecabangan itu berlangsung hingga akhir Oktober 2026.

Dalam latihan tersebut, prajurit menjalani berbagai skenario di kawasan hutan, rawa hingga pesisir.

Materi latihan diarahkan untuk mematangkan taktik operasi gerilya sekaligus meningkatkan kemampuan menghadapi karakter wilayah perbatasan.

Selain kesiapan operasional, Kodam VI/Mulawarman menyiapkan penguatan sumber daya manusia. Saat ini berlangsung pendataan animo rekrutmen Prajurit Caba dan Cata PK TNI AD khusus Suku Dayak melalui masing-masing Kodim.

Sementara pendaftaran daring Prajurit Caba dan Cata PK TNI AD Reguler Gelombang I Tahun Anggaran 2027 dijadwalkan dibuka awal Oktober 2026. Kuota yang disiapkan mencapai 3.210 orang, terdiri atas 1.121 Bintara dan 2.089 Tamtama.

Baca Juga: Kabut Asap Ganggu Penerbangan, 143 Penumpang Tujuan Palangka Raya Tertahan di Balikpapan

Untuk mendukung pendidikan calon prajurit, Satgasdik juga disiapkan di Dodikjur Rindam VI/Mulawarman dan Yonif 600/Modang.

Di luar pembinaan personel, Kodam turut meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim kemarau. Ancaman kekeringan dan karhutla menjadi perhatian karena berpotensi berdampak langsung terhadap masyarakat.

Patroli titik panas atau hotspot ditingkatkan dengan melibatkan koordinasi bersama pemerintah daerah, BPBD, Manggala Agni, kepolisian, serta relawan. Sinergi tersebut diarahkan untuk memperkuat pencegahan sekaligus penanganan apabila terjadi kebakaran.

Penataan internal juga menjadi bagian dari evaluasi. Kodam VI/Mulawarman menekankan transparansi anggaran, pencegahan pelanggaran hukum, serta persiapan menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada 2027.

Menutup amanat, Andy mengingatkan prajurit dan PNS agar tetap menjadikan nilai spiritual sebagai landasan dalam menjalankan tugas.

“Selalu hadirkan Yang Maha Kuasa dalam hati dan pikiran sebagai landasan dalam setiap pelaksanaan tugas,” pesannya.

Amanat kemudian ditutup dengan semboyan Mulawarman, “Gawi Manuntung Waja Sampai Kaputing”, yang bermakna bekerja keras sampai tuntas dengan semangat baja hingga titik akhir. (rd)

Editor : Romdani.
Kodam VI/Mulawarman gubernur kaltim rudy mas'ud ibu kota nusantara suku dayak Kutai Barat