KALTIMPOST.ID-Kondisi serupa terjadi di Kutai Barat (Kubar). Di mana pemadaman listrik secara beruntun telah mengganggu ritme pemerintahan dan kegiatan transaksi ekonomi harian. Pemkab Kubar mengambil sikap tegas dengan melayangkan surat resmi langsung kepada PT PLN (Persero) UP3 Samarinda.
Pemkab Kubar mendesak PLN segera merealisasikan langkah konkret guna memperkuat sistem pembangkit lokal, mengingat lonjakan beban puncak konsumsi warga kian tidak terakomodasi.
Plt Asisten II Sekkab Kubar Suwito menjelaskan langkah administratif tersebut telah memicu atensi dari kantor pusat PLN untuk meninjau infrastruktur energi di Sendawar dan sekitarnya. “Pemkab sudah berkoordinasi dengan menyampaikan surat ke PLN terkait penanganan kelistrikan di Kubar,” ujar Suwito.
Baca Juga: 11 Akun Kelas Pintar Siswa SD di Balikpapan Diduga Ditukar, Orangtua Minta Kejelasan
Dari koordinasi lanjutan bersama PLN ULP Melak, tim teknis dari kantor pusat PLN dijadwalkan segera mengeksekusi rencana penambahan mesin pembangkit. Langkah ini dinilai mendesak demi memulihkan margin cadangan daya.
“Sesuai hasil koordinasi dengan PLN Melak, tim dari pusat sudah melakukan cek lokasi terkait penambahan kapasitas mesin dalam waktu dekat,” tutur Suwito. (rd)
Editor : Romdani.