KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Kemenangan Kaltim pada ajang MTQ Nasional 2026 tak hanya membawa pulang piala juara umum.
Para peserta yang berhasil meraih prestasi juga dijanjikan bonus sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan mereka di arena MTQ Nasional di Semarang, Jawa Tengah.
Kafilah Benua Etam ditetapkan sebagai juara umum MTQ Nasional 2026 setelah tercatat mengoleksi 288 poin, unggul dari tuan rumah Jawa Tengah yang mengumpulkan 208 poin. Sementara itu, DKI Jakarta berada di posisi ketiga dengan 129 poin.
Baca Juga: Kaltim Juara Umum MTQ Nasional XXXI 2026: Raih 288 Poin, Bawa Pulang Piala Bergilir
Penetapan juara umum tersebut diumumkan dalam acara penutupan MTQ Nasional di Lapangan Pancasila, kawasan Simpang Lima, Semarang, Sabtu (19/9) malam.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim Sri Wahyuni, yang juga Ketua LPTQ Kaltim, mengatakan capaian tersebut tidak diraih secara instan. Persiapan kafilah dilakukan sejak jauh hari melalui proses seleksi dan pelatihan intensif.
“Untuk mempertahankan juara, ya tentu kita melaksanakan serangkaian pelatihan-pelatihan, pelatihan intensif. Kemudian juga sejak awal kita melakukan seleksi, melakukan pelatihan secara intensif. Kemudian ada TC (training center), itu yang kita lakukan,” kata Sri.
Namun, Sri menegaskan, evaluasi juga dilakukan dengan belajar dari pengalaman pada ajang MTQ sebelumnya. Masukan dari pelatih dan pola pembinaan menjadi bagian dari persiapan untuk menjaga kualitas kafilah Kaltim.
“Ya, tentu kita belajar dari pengalaman menjadi juara di MTQ sebelumnya ya. Nanti kita tentu juga mendapatkan masukan dari pelatih, dari pola pembinaan,” ujarnya.
Sri menjelaskan, peserta yang masuk dalam program pemusatan latihan atau training center (TC) juga tidak serta-merta langsung menjadi peserta MTQ. Seleksi tetap dilakukan selama proses pembinaan berlangsung.
“Nah, yang kita siapkan ini kan untuk peserta, kita lakukan seleksi. Tidak berarti yang ikut MTQ ini langsung itu saja di TC. Di dalam pelatihan kita juga ada seleksi,” katanya.
Baca Juga: Profil Ida Yulidina, Istri Purbaya yang Curhat soal 'Orang Jahat', Ternyata Pernah Jadi Juara Ini
Atas capaian tersebut, Sri memastikan peserta kafilah Kaltim yang meraih prestasi akan mendapatkan bonus. Besarannya mengikuti capaian masing-masing peserta.
“Ya, sebagaimana yang sebelumnya, kita memberikan bonus sebagai penghargaan kepada peserta kafilah Kaltim. Untuk juara satu itu diberikan penghargaan sebesar Rp100 juta, untuk juara dua diberikan penghargaan Rp50 juta, dan juara tiga Rp25 juta, serta harapan Rp10 juta,” jelasnya.
Editor : Uways Alqadrie