Kabut Asap Memburuk di Mahulu, Bupati Terapkan WFH dan WFA bagi ASN

Jody Kristianto • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 20:46 WIB
Pelajar SMP 2 Datah Bilang, Mahulu yang belajar dari rumah.
Pelajar SMP 2 Datah Bilang, Mahulu yang belajar dari rumah.

KALTIMPOST.ID-Memburuknya paparan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan membuat Pemkab Mahakam Ulu (Mahulu) mengambil langkah tanggap darurat dengan menerapkan penyesuaian sistem kerja bagi aparatur sipil negara.

Bupati Mahulu Angela Idang Belawan resmi memberlakukan mekanisme kerja dari rumah atau work from home (WFH) dan work from anywhere (WFA). Kebijakan darurat itu ditujukan untuk meminimalkan dampak gangguan pernapasan bagi para pegawai di lingkungan pemerintah daerah.

Langkah perlindungan kesehatan aparatur negara tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bupati Mahakam Ulu Nomor 800.1.11/6/BAG.ORTAL Tahun 2026 yang ditandatangani di Ujoh Bilang.

Regulasi penyesuaian tempat kerja ini menjadi langkah lanjutan dari penetapan status siaga darurat karhutla yang telah ditetapkan sejak awal September 2026.

Baca Juga: Kabut Asap Kaltim Belum Mereda, Sekolah di Sejumlah Daerah Masih Terapkan PJJ

Penerapan WFH dan WFA bagi seluruh pegawai di Mahulu berlangsung selama tiga hari kerja, terhitung sejak Senin (21/9) hingga Rabu (23/9). Seluruh ASN dijadwalkan kembali beraktivitas secara normal di kantor pada Kamis (24/9).

“Kami tegaskan bahwa masa penyesuaian kerja dari rumah tidak boleh melumpuhkan urusan kedinasan. Para abdi negara diwajibkan selalu responsif terhadap instruksi pimpinan, menjaga disiplin, dan mencatatkan absensi secara elektronik berbasis lokasi waktu,” beber Angela dalam surat edaran itu.

Khusus bagi unit kerja yang mengemban fungsi pelayanan publik dasar, aktivitas kantor tetap berjalan dengan pola pembagian kerja bergilir.

Kepala perangkat daerah masing-masing ditugaskan mengatur jadwal piket agar kebutuhan mendasar masyarakat perbatasan tidak terhenti.

Pelaksanaan sistem kerja fleksibel itu juga akan terus dievaluasi secara berkala. Pemkab Mahulu memantau perkembangan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) dari stasiun pemantauan terdekat guna menentukan kebijakan lanjutan bagi kesehatan para pegawai. (rd)

Editor : Romdani.
karhutla Kaltim kabut asap penajam paser utara ibu kota nusantara Mahakam Ulu