KALTIMPOST.ID-Harian Kaltim Post kembali mengukir prestasi bergengsi di kancah nasional dengan meraih Juara 2 Kategori Media Cetak dalam Lomba Karya Jurnalistik BPJS Kesehatan Tahun 2026. Penghargaan ini diraih lewat karya jurnalis Muhammad Rizki yang mengupas tuntas pentingnya deteksi dini tekanan darah tinggi atau hipertensi pada warga Balikpapan.
Penyerahan trofi dan piagam penghargaan dilangsungkan dalam acara Awarding Night di Ballroom Jasmine, Hotel Pullman, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (16/9). Karya jurnalistik berjudul "Merasa Sehat Sampai Tensi Berkata Lain" tersebut sukses menyisihkan ratusan karya jurnalis lain dari berbagai penjuru Indonesia.
Laporan mendalam itu mengangkat kisah nyata warga Balikpapan yang baru menyadari adanya gangguan tekanan darah tinggi berkat pemeriksaan kesehatan. Tulisan tersebut turut membedah kesungguhan tenaga medis di Puskesmas Margo Mulyo, Balikpapan Barat, dalam mendampingi pasien berobat teratur sekaligus memperbaiki pola makan harian.
Bersaing Ketat
Kompetisi bergengsi tahun ini diikuti sebanyak 236 karya jurnalis media massa lokal maupun nasional dari berbagai platform pemberitaan. Seluruh karya dinilai secara independen oleh dewan juri yang beranggotakan Ketua Forum Pemimpin Redaksi Indonesia, jurnalis senior, hingga pimpinan media nasional. Panitia menerapkan sistem penilaian buta (blind judging) guna menjaga kemurnian dan profesionalitas perlombaan. Identitas jurnalis maupun nama instansi media pada berkas lomba disamarkan sepanjang proses penilaian berlangsung.
Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito menegaskan, apresiasi ini merupakan bentuk penghargaan tulus bagi jurnalis yang tekun membuka wawasan publik tentang jaminan kesehatan sosial. "Media massa adalah penghubung penting antara BPJS Kesehatan, pemerintah, dan masyarakat luas. Kehadiran tulisan-tulisan yang kritis sekaligus edukatif membuka ruang perbaikan yang nyata bagi penyelenggaraan Program JKN ke depan," tutur Prihati Pujowaskito.
Dorong Pemerataan Layanan Medis
Pada kesempatan yang sama, mewakili Gubernur Dedi Mulyadi, Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat R. Vini Adiani Dewi mengapresiasi peran aktif para pewarta dalam mengawal pemerataan pelayanan medis di fasilitas kesehatan dasar. "Jika dibandingkan 12 tahun yang lalu, pelayanan kesehatan sekarang jadi jauh lebih baik. Informasi mengenai besarnya manfaat Program JKN ini perlu disuarakan insan media secara terus-menerus," jelas Vini.
Vini menambahkan, ulasan berita yang konstruktif sangat membantu pemerintah daerah dalam memetakan kebutuhan layanan masyarakat secara tepat sasaran. "Terima kasih telah menjembatani informasi kebijakan dengan kebutuhan masyarakat dan membawa dampak terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan. Teruslah menjadi corong informasi kesehatan yang tepercaya bagi masyarakat," imbuh Vini.
Meneguhkan Mutu Jurnalistik Daerah
Menanggapi capaian ini, jurnalis Kaltim Post Muhammad Rizki menyampaikan rasa syukur dan terima kasih mendalam atas apresiasi bergengsi di level nasional tersebut. "Penghargaan ini menjadi peneguh komitmen redaksi untuk terus merawat mutu jurnalisme kesehatan yang solutif, humanis, serta berpihak pada keselamatan warga Kaltim," ujar Rizki.
Rizki turut menyampaikan apresiasi kepada Kepala Puskesmas Margo Mulyo dr. Dekrita Ria Hanani beserta seluruh staf yang telah memberikan keterbukaan informasi selama proses peliputan di lapangan. Pencapaian di tingkat nasional ini semakin memperkokoh komitmen Kaltim Post untuk terus menyajikan karya jurnalistik yang membumi, mendidik publik, dan aktif mengawal peningkatan mutu layanan fasilitas kesehatan di daerah. (riz)
Editor : Muhammad Rizki