Tembus Kaca Jendela KM Virgo Transport 8, Tim SAR Temukan Banyak Jasad Terjebak di Kamar Kapal

Ari Arief • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 11:13 WIB
Ilustrasi Basarnas sedang menjebol kaca KM Virgo Transport 8 dan menemukan banyak jenazah terperangkap dalam kamar-kamar kapal yang tenggelam di Laut Jawa itu.(generate ai)
Ilustrasi Tim SAR sedang menjebol kaca KM Virgo Transport 8 dan menemukan banyak jenazah terperangkap dalam kamar-kamar kapal yang tenggelam di Laut Jawa itu.(generate ai)

 

KALTIMPOST.ID,BANJARMASIN-Tim penyelam gabungan berhasil menembus akses ke sejumlah kamar penumpang Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa. Akses tersebut dibuka setelah petugas memecahkan kaca jendela kapal untuk mengevakuasi jasad para korban yang terjebak di dalam bangkai kapal.

Pencarian pada hari ke-10, Selasa (22/9/2026), kini difokuskan pada badan kapal, khususnya kamar tidur penumpang kelas ekonomi dan eksekutif.

Baca Juga: Dua Jasad Ditemukan Berpelampung KM Virgo Transport 8 di Perairan Seruyan Kalteng

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Banjarmasin selaku SAR Mission Coordinator, I Putu Sudayana, mengonfirmasi bahwa penyelam menemukan banyak korban yang terperangkap di dalam ruangan kapal. Beberapa jasad bahkan belum bisa dikeluarkan karena posisi terjepit.

"Fokus di sana, memang sudah banyak terlihat penumpang yang terjebak di dalam kamar kapal. Tadi beberapa korban sudah dicoba ditarik pakai tali tetapi belum bisa. Sepertinya ada korban kejepit," ujar Putu dalam konferensi pers di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Selasa malam.

Baca Juga: Bangkai KM Virgo Transport 8 Mulai Diselami, Basarnas Menerjunkan Tim Khusus BSG

Tim penyelam gabungan yang terdiri atas Basarnas Special Group (BSG), Kopaska dan Pangkoarmada II TNI AL, PT Jasalindo, serta unsur terkait lainnya berhasil mengevakuasi tiga korban meninggal dunia dari dalam bangkai kapal pada Selasa pagi.

Namun, proses evakuasi lanjutan pada sore hari terpaksa dihentikan sementara akibat jarak pandang di bawah air yang memburuk.

Baca Juga: Termasuk Kaltim! BMKG Ungkap Musim Hujan di Indonesia, Puncaknya Desember hingga Februari 2027

"Untuk melanjutkan evakuasi, airnya keruh karena faktor arus yang sudah cukup kencang. Akhirnya tim penyelam tidak bisa mengevakuasi korban-korban yang sudah terlihat," kata Putu.

Evakuasi dilanjutkan pada Rabu (23/9/2026) sejak pagi hingga sore hari, dengan harapan kondisi cuaca dan arus laut lebih bersahabat. Jika situasi memungkinkan dan aman bagi penyelam, Tim SAR juga mempertimbangkan penyisiran ke area dek kendaraan.

Baca Juga: PLN Indonesia Power UBP Mahakam Perkuat Daya Saing Wirausaha di Era Digital

"Kendaraan di dalam kapal saling bertindih karena posisi kapal sudah tidak normal. Kalau memungkinkan dan aman pasti dilaksanakan, sebab operasi SAR harus tetap mengutamakan keselamatan petugas," tambahnya.

Berdasarkan data Basarnas hingga Selasa pukul 22.00 WITA, sebanyak 126 korban telah ditemukan dari total 243 orang yang tercatat dalam manifes KM Virgo Transport 8. Rinciannya, 108 orang dinyatakan selamat, 18 orang meninggal dunia, dan 117 korban lainnya masih dalam proses pencarian.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
KM virgo basarnas kamala harris jasad