KALTIMPOST.ID- Pelatih Borneo FC Mauro Jeronimo masih terus mencari bentuk terbaik dari timnya. Dari empat pertandingan awal Pesut Etam di Super League, pelatih asal Portugal itu beberapa kali melakukan perubahan komposisi pemain.
Uniknya, Mauro selalu memainkan pemain muda jebolan dari tim junior. Setidaknya tiga alumni EPA Borneo sudah mencicipi atmosfer Super League. Ketiganya adalah Asgal Habib, Redzuan Fachgi dan Dika Adi.
Menanggapi penampilan pemain mudanya tersebut, Mauro mengatakan dirinya memilih pemain berdasarkan kemampuan mereka saat berlatih. Bagi Mauro, dirinya tak pernah membedakan pemain asing, pemain lokal, pemain senior maupun junior.
Baca Juga: Tatap Kompetisi EPA, Jacksen F Tiago Targetkan Hasil Terbaik untuk Akademi Borneo FC
"Pemain yang kami turunkan adalah berdasarkan kemampuan mereka saat mengikuti latihan. Saya tidak memilih pemain berdasarkan latar belakang, mau asing atau lokal, senior atau junior, siapa yang paling siap akan saya mainkan," beber Mauro.
Mauro tak menampik keputusannya melakukan rotasi terkadang tak berjalan sesuai harapan. Namun dia mengingatkan bahwa timnya diisi oleh 80 persen pemain baru. Sehingga masih membutuhkan waktu untuk saling memahami permainan masing-masing.
"Tim ini masih baru, 80 persen adalah pemain baru. Tapi jika sudah tiba saatnya, saya yakin tim ini akan menampilkan permainan terbaiknya," tandasnya. (riz)
Editor : Muhammad Rizki