KALTIMPOST.ID-Wakil Komandan Kodiklatad Mayjen TNI Windiyatno meninjau langsung pelaksanaan Latihan Pos Komando (Latposko)-I Latancab Batalyon Tim Pertempuran (YTP) Yonif 614/RJP di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara.
Dalam peninjauan tersebut, Mayjen Windiyatno didampingi Komandan Pusat Simulasi Tempur (Danpussinpur) Kolonel Inf Djarot Suharso.
Pengawasan langsung itu dipusatkan untuk melihat kesiapan satuan jajaran Kodam VI/Mulawarman dalam menggelar operasi terpadu.
“Pengawasan langsung ini kami lakukan untuk memastikan seluruh rangkaian latihan pos komando berjalan terarah, sesuai skenario dan sasaran taktis yang ditetapkan,” ujar Wadan Kodiklatad Mayjen Windiyatno.
Selama peninjauan, rombongan mendatangi posko latihan dari setiap kecabangan dan fungsi TNI AD.
Baca Juga: Harga Pertamax Eceran di Sendawar Kubar Tembus Rp 20 Ribu Per Liter, Warga Minta Penertiban
Windiyatno berinteraksi sekaligus menguji kesiapan para perwira dalam merespons dinamika taktis pertempuran.
Para perwira kecabangan dinilai sigap menjawab berbagai persoalan taktis sesuai tugas dan fungsi pokok satuan.
Salah satunya dipaparkan oleh perwakilan unsur penerangan yang memegang peranan krusial dalam perang opini dan informasi.
“Peran fungsi penerangan mencakup penangkalan cognitive warfare, pertahanan terhadap propaganda negatif, serta publikasi berita terpercaya guna menjaga ketahanan psikologis masyarakat agar tetap mencintai NKRI,” jelas Katim Pendam Kapten Cke Margino.
Windiyatno menegaskan dinamika penugasan teritorial maupun tempur saat ini kian menuntut integrasi antarkecabangan. Evaluasi berkala dinilai penting untuk menyempurnakan strategi militer di lapangan.
“Kesiapan teknis posko latihan ini menjadi tolok ukur nyata. Seluruh hasil peninjauan akan menjadi bahan evaluasi terpadu dalam mematangkan profesionalisme prajurit ke depan,” tegasnya.
Latihan Posko-I YTP Yonif 614/RJP diharapkan memperkokoh kesiapsiagaan seluruh satuan tempur dan perbantuan Kodam VI/Mulawarman dalam menjaga kedaulatan kawasan perbatasan. (rd)
Editor : Romdani.