Profil Lengkap Komjen Suyudi Ario Seto: Calon Kapolri yang Pernah Pimpin Polda Banten dan BNN

Uways Alqadrie • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 10:24 WIB
Komjen Pol Suyudi Ario Seto resmi disetujui Komisi III DPR secara aklamasi sebagai calon Kapolri menggantikan Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. (FOTO: IST)
Komjen Pol Suyudi Ario Seto resmi disetujui Komisi III DPR secara aklamasi sebagai calon Kapolri menggantikan Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. (FOTO: IST)

KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Komjen Pol Suyudi Ario Seto berada di tengah sorotan publik setelah Presiden Prabowo Subianto mengajukannya sebagai calon Kapolri baru ke DPR RI.

Suyudi disiapkan untuk menggantikan Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Usulan tersebut disampaikan melalui Surat Presiden (Surpres) yang diterima pimpinan DPR pada Kamis, 1 Oktober 2026.

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menyebut surat tersebut bernomor R57/Surpres/09/2026 dan bertanggal 30 September 2026.

Baca Juga: Komjen Suyudi Calon Kapolri Baru, Prabowo Ajukan Pergantian Listyo Sigit ke DPR

Surpres itu memuat dua hal sekaligus, yakni usulan pemberhentian dari jabatan Kapolri serta pengangkatan Kapolri baru.

"Pagi ini pimpinan DPR mendapat Surpres kepada Ketua DPR Nomor R57/Surpres/09/2026 tertanggal 30 September 2026 perihal usulan pemberhentian dari jabatan Kapolri dan pengangkatan dalam jabatan Kapolri," kata Habiburokhman di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Setelah surat diterima, Badan Musyawarah (Bamus) DPR menugaskan Komisi III untuk melakukan uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test terhadap Suyudi.

Lulusan Akpol 1994

Suyudi Ario Seto lahir pada 14 Juli 1973. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1994.

Pendidikan kepolisiannya berlanjut. Suyudi menyelesaikan pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 2003 dan Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri pada 2018.

Baca Juga: Daftar Lengkap 50 Pati Polri yang Naik Pangkat September 2026, Ada Roycke Harry Langie Jadi Komjen

Kariernya di institusi kepolisian berkembang melalui berbagai penugasan, mulai dari tingkat kepolisian sektor hingga jabatan strategis di kepolisian daerah dan Mabes Polri.

Bidang reserse menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan karier Suyudi. Pada awal penugasannya, ia pernah dipercaya sebagai Kanit II Resmob Polda Metro Jaya.

Ia kemudian mengisi sejumlah jabatan di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Suyudi pernah menjadi Kapolsek Metro Pasar Minggu dan selanjutnya dipercaya sebagai Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan.

Pengalaman di bidang kriminal terus berlanjut ketika Suyudi mendapat tugas sebagai pimpinan unit Jatanras Polda Metro Jaya.

Ia kemudian menjabat Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota dan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat. Setelah itu, Suyudi ditugaskan sebagai Kanit Resmob Bareskrim Polri.

Pernah Jadi Kapolsek hingga Kapolres

Selain fungsi reserse, Suyudi juga memiliki pengalaman memimpin satuan kepolisian di tingkat kewilayahan. Ia pernah dipercaya sebagai Kapolsek Metro Tanah Abang. Kariernya kemudian berlanjut ke posisi kepala kepolisian resor.

Suyudi tercatat pernah menjabat Kapolres Majalengka, Kapolres Bogor, serta Kapolres Metro Jakarta Pusat.

Pengalaman sebagai kapolres membuatnya menangani tanggung jawab yang lebih luas, termasuk persoalan keamanan, penegakan hukum, pelayanan kepada masyarakat, hingga pengelolaan organisasi kepolisian di tingkat daerah.

Setelah menjalani sejumlah jabatan di tingkat polres, Suyudi memasuki jenjang pimpinan di tingkat kepolisian daerah.

Wakapolda Metro Jaya hingga Kapolda Banten

Pada 2023, Suyudi mendapat kepercayaan sebagai Wakapolda Metro Jaya. Jabatan tersebut kemudian menjadi bagian dari perjalanan kariernya menuju posisi kepala kepolisian daerah. 

Pada 2024, Suyudi dipercaya menjabat Kapolda Banten. Posisi tersebut diembannya setelah sebelumnya menjadi Wakapolda Metro Jaya.

Baca Juga: Gus Baha Jadi Wakil Rais Aam PBNU 2026–2031, Ini Profil dan Perjalanan Keilmuannya

Jabatan Kapolda Banten menjadi salah satu posisi strategis yang pernah ditempati Suyudi sebelum kemudian mendapatkan penugasan di luar struktur Polri.

Pada 2025, Suyudi ditugaskan sebagai perwira tinggi Bareskrim Polri dalam rangka penugasan di luar struktur organisasi. Tak lama berselang, ia mendapat kepercayaan memimpin Badan Narkotika Nasional (BNN).

Dilantik Jadi Kepala BNN

Presiden Prabowo Subianto melantik Suyudi Ario Seto sebagai Kepala BNN pada 25 Agustus 2025. Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.

Pengangkatan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 118 TPA Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Utama di Lingkungan BNN.

Suyudi menggantikan Marthinus Hukom sebagai Kepala BNN.

Setelah dilantik, ia bertanggung jawab memimpin lembaga yang memiliki tugas dalam pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.

Penugasan tersebut sekaligus membawa Suyudi keluar dari sejumlah jabatan struktural Polri dan masuk ke posisi pimpinan lembaga negara yang tetap memiliki kaitan erat dengan penegakan hukum serta pemberantasan narkotika.

BNN mencatat Suyudi sebagai lulusan Akpol 1994 dengan pengalaman panjang, terutama di bidang reserse.

Baca Juga: Hary Tanoe Laporkan Jusuf Hamka ke Polisi, Polemik MNC Group Masuk Ranah Hukum

Naik Pangkat Jadi Komjen

Setelah dipercaya menjadi Kepala BNN, Suyudi menyandang pangkat Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol).

Kenaikan pangkat itu dilakukan melalui upacara korps raport yang dipimpin langsung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Rupattama Mabes Polri, Jakarta Selatan, pada 12 September 2025.

Dengan kenaikan tersebut, Suyudi menjadi perwira tinggi Polri berpangkat bintang tiga. Pada saat yang sama, ia tetap menjalankan tugas sebagai Kepala BNN.

Kini, perjalanan panjang Suyudi di kepolisian kembali memasuki babak baru. Presiden Prabowo mengusulkannya sebagai calon Kapolri untuk menggantikan Listyo Sigit.

Baca Juga: Susunan Lengkap Pengurus PBNU: Gus Gudfan Jadi Sekjen 2026–2031, Ini Profil dan Jejak Usahanya

Jika proses di DPR berjalan sesuai tahapan, Suyudi akan menghadapi mekanisme uji kelayakan dan kepatutan sebagai bagian dari proses pengangkatan Kapolri.

Riwayat pendidikannya dimulai dari Akpol 1994, dilanjutkan PTIK pada 2003 dan Sespimti pada 2018. Sementara pengalaman tugasnya mencakup fungsi reserse, kepemimpinan di tingkat polsek dan polres, Wakapolda Metro Jaya, Kapolda Banten, hingga Kepala BNN.

Seluruh perjalanan tersebut menjadi bagian dari rekam penugasan Suyudi sebelum namanya diajukan sebagai calon orang nomor satu di tubuh Polri.

Editor : Uways Alqadrie
Kapolri baru Komjen Suyudi Ario Seto kapolri diganti pergantian kapolri jenderal sigit listyo prabowo