KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Isu pergantian Panglima TNI kembali menjadi perhatian. Nama Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak ikut disebut dalam bursa pengganti Jenderal TNI Agus Subiyanto.
Maruli tidak mempersoalkan namanya dikaitkan dengan posisi tersebut. Ia justru menyebut seluruh kepala staf dari tiga matra memiliki peluang yang sama untuk menjadi Panglima TNI.
“Kalau calon semua juga calon. Seluruh kepala staf calon,” kata Maruli di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Pernyataan itu sekaligus menempatkan tiga kepala staf sebagai nama yang patut diperhitungkan dalam bursa, yakni Maruli sendiri, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, serta Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono.
Baca Juga: Mutasi TNI Oktober 2026: Profil Letjen Iwan Setiawan si Penakluk Puncak Everest Jadi Pangkostrad
Saat ditanya mengenai isu tersebut, Maruli kembali menjawab santai.
“Ya biasa,” ujarnya.
Wartawan kemudian menyinggung kemungkinan dirinya menjalani fit and proper test di DPR apabila ditunjuk sebagai calon Panglima TNI. Maruli hanya tertawa sebelum menjawab singkat.
“Mulai,” katanya.
Agus Subiyanto Masih Menjabat
Saat ini posisi Panglima TNI masih dipegang Jenderal TNI Agus Subiyanto. Ia dilantik sebagai Panglima TNI pada 22 November 2023 setelah sebelumnya menjabat KSAD.
Agus lahir di Cimahi, Jawa Barat, 5 Agustus 1967 dan merupakan lulusan Akademi Militer 1991.
Berdasarkan batas usia pensiun maksimal 63 tahun bagi perwira tinggi bintang empat, Agus akan mencapai usia tersebut pada 5 Agustus 2030.
Namun, batas tersebut tidak otomatis berarti seorang jenderal bintang empat pasti berhenti tepat pada usia 63 tahun. UU TNI Nomor 3 Tahun 2025 membuka kemungkinan perpanjangan maksimal dua kali, masing-masing satu tahun, sesuai kebutuhan yang ditetapkan melalui Keputusan Presiden.
Baca Juga: Profil Letkol Herwan Pratama, Lulusan Marinir Amerika Serikat yang Kini Jadi Danyonif 19 Marinir
Maruli Simanjuntak
Nama Maruli menjadi salah satu yang paling banyak dikaitkan dengan posisi Panglima TNI. Ia merupakan KSAD sejak 29 November 2023, menggantikan Agus Subiyanto yang saat itu beralih menjadi Panglima TNI.
Maruli lahir di Bandung pada 24 Februari 1970 dan merupakan lulusan Akmil 1992 dari kecabangan infanteri.
Dengan batas usia 63 tahun, Maruli akan mencapai usia pensiun pada 24 Februari 2033. Masa dinasnya juga secara hukum masih dapat diperpanjang sesuai ketentuan yang berlaku.
Laksamana Muhammad Ali
Nama berikutnya adalah KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali. Ia lahir di Bandung pada 9 April 1967 dan merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut 1989.
Jika menggunakan batas usia 63 tahun, Muhammad Ali akan mencapai usia tersebut pada 9 April 2030.
Dari sisi usia, masa dinas Muhammad Ali menuju batas pensiun 63 tahun menjadi yang paling dekat dibandingkan Maruli dan Tonny Harjono.
Marsekal Tonny Harjono
Sementara itu, KSAU Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono juga disebut Maruli sebagai salah satu kepala staf yang memiliki peluang menjadi Panglima TNI.
Tonny lahir di Jakarta pada 4 Oktober 1971 dan merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara 1993. Ia dilantik menjadi KSAU pada 5 April 2024.
Dengan batas usia pensiun 63 tahun, Tonny akan mencapai usia tersebut pada 4 Oktober 2034. Artinya, dibandingkan tiga nama lainnya, Tonny memiliki batas usia dinas paling panjang.
Baca Juga: Kata Gibran tentang Putusan MK: "Kalau Tak Lulus SMA, Saya Tidak Mungkin Bisa Kuliah"
Bursa dan Usia Pensiun
Jika dihitung berdasarkan usia 63 tahun, gambaran batas usia pensiun empat jenderal bintang empat tersebut adalah:
Agus Subiyanto: 5 Agustus 2030
Muhammad Ali: 9 April 2030
Maruli Simanjuntak: 24 Februari 2033
Tonny Harjono: 4 Oktober 2034
Editor : Uways Alqadrie