KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Meski dikenal sebagai daerah dengan kaya sumber daya alamnya, faktanya masyarakat Kaltim masih dihantui pemadaman listrik bergirilir. Kondisi tersebut membuat Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji kembali menanyakan kepada pihak PLN, khususnya bagaimana perkembangan perbaikan pembangkit listrik yang disebut mengalami gangguan.
"Kami sudah tanyakan kepada PLN, dan mereka menyampaikan bahwa saat ini sudah mulai terpenuhi (mulai membaik) semua," ucap Seno, Rabu (7/10). Seno mengatakan, pemadaman secara bergilir sebelumnya berlangsung hingga lima jam dengan pola setiap tiga hari sekali. Namun, kondisi tersebut kini mulai membaik setelah dilakukan pembahasan dengan pihak terkait.
Pemprov Kaltim, lanjut dia, juga mendorong agar pemerintah daerah dapat berperan sebagai pemasok listrik kepada PLN. Tujuannya agar kebutuhan listrik masyarakat Kaltim dapat dipenuhi secara maksimal.
Baca Juga: Bukan Krisis Batu Bara, PLN Tegaskan sedang Pelihara Pembangkit
“Mudah-mudahan kita pemerintah daerah juga bisa menjadi pemasok listrik kepada PLN supaya Kaltim ini benar-benar terpenuhi 100 persen kebutuhan listriknya,” ujarnya. Seno menilai Kaltim memiliki modal sumber energi yang besar. Batu bara tersedia, pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) juga banyak beroperasi.
Dalam beberapa waktu mendatang, pembangkit listrik tenaga air (PLTA) juga akan hadir di Kaltim. Karena itulah dia menilai masyarakat Kaltim harus menjadi pihak yang ikut merasakan manfaat dari sumber daya energi tersebut.
“Karena kita tahu batu bara ada di Kaltim, kemudian PLTU banyak di Kaltim, apalagi sebentar lagi PLTA juga akan ada di Kaltim,” katanya. “Maka, tidak boleh Kaltim ini atau masyarakat Kaltim tidak menikmatinya. Kita ingin semua masyarakat Kaltim dari hulu sampai hilir semua menikmati (sumber daya) yang ada,” imbuhnya mengakhiri. (riz)
Editor : Muhammad Rizki