Progres Tol Sepinggan Paket 1B Tembus 34,5 Persen, Akses Bandara Balikpapan ke IKN Rampung 2028

Uways Alqadrie • Dipublikasikan Rabu, 14 Oktober 2026 | 06:08 WIB
Pembangunan Tol Sepinggan Paket 1B di Balikpapan, yang menghubungkan Bandara Sepinggan dengan Tol Balikpapan-Samarinda, telah mencapai progres 34,5 persen dan ditargetkan rampung Juli 2028. (FOTO: IST)
Pembangunan Tol Sepinggan Paket 1B di Balikpapan, yang menghubungkan Bandara Sepinggan dengan Tol Balikpapan-Samarinda, telah mencapai progres 34,5 persen dan ditargetkan rampung Juli 2028. (FOTO: IST)

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Pembangunan Jalan Tol Sepinggan Paket 1B di Kalimantan Timur terus dikebut untuk memperkuat akses menuju Ibu Kota Nusantara (IKN). Hingga Oktober 2026, progres fisik proyek yang dikerjakan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA tersebut telah mencapai 34,5 persen.

Ruas ini menghubungkan Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan dengan jaringan Tol Balikpapan-Samarinda. Proyek tersebut ditargetkan rampung pada Juli 2028 dan diharapkan memperlancar perjalanan dari Balikpapan menuju kawasan ibu kota baru.

Keberadaan tol ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan konektivitas antardaerah di Kalimantan Timur.

Baca Juga: KSAU Mutasi 11 Pejabat TNI AU, Ini Daftar Nama Perwira yang Berganti Jabatan

Jaringan jalan yang terintegrasi diharapkan mendukung target waktu tempuh menuju kawasan IKN sekitar 50 menit, sekaligus mempermudah mobilitas masyarakat dari Balikpapan dan Samarinda menuju Kalimantan Selatan.

Dalam proyek tersebut, WIKA menangani sejumlah pekerjaan utama, mulai dari pembangunan jalan utama sepanjang 3.266 meter hingga jalan layang atau viaduct sepanjang 1.545 meter. Selain itu, terdapat pembangunan jalur penghubung atau ramp dengan panjang keseluruhan sekitar delapan kilometer.

Pekerjaan lainnya meliputi empat jembatan penyeberangan (overpass) dengan total panjang 340 meter serta satu struktur jembatan sepanjang 87 meter.

Corporate Secretary WIKA Ngatemin mengatakan, pembangunan Tol Sepinggan Paket 1B merupakan bagian penting dari dukungan perusahaan terhadap pengembangan infrastruktur menuju IKN.

Menurut dia, pelaksanaan proyek terus dioptimalkan dengan memperhatikan kualitas konstruksi, keselamatan kerja, serta target penyelesaian yang telah ditetapkan.

Dari total 15 segmen konstruksi yang ditangani, lima segmen di antaranya telah selesai sepenuhnya. Sejumlah pekerjaan juga menunjukkan progres mendekati rampung.

Pembangunan overpass pertama tercatat mencapai 97,6 persen. Sementara itu, pengerjaan Ramp 3 dan Ramp 4 sudah menyentuh 97,1 persen, sedangkan Ramp 1 dan Ramp 2 mencapai 94,9 persen.

Pekerjaan penanganan lereng pada bagian awal jalan utama serta pengecoran beton di area Ramp 4 juga telah selesai seluruhnya.

Baca Juga: Belum Genap 24 Jam Menjabat Kapolresta Sleman, Kombes Nanang Haryono Sudah Dimutasi

Saat ini, pengerjaan difokuskan pada struktur jembatan Ramp 1, perkerasan beton, serta pembangunan saluran drainase di kawasan simpang susun.

Pelaksanaan konstruksi turut mempertimbangkan kelancaran lalu lintas pada Tol Balikpapan-Samarinda yang tetap beroperasi di bawah area proyek. Untuk itu, WIKA menerapkan metode pembangunan jembatan tanpa perancah penyangga dari bawah atau shoring-less.

Metode tersebut digunakan untuk meminimalkan gangguan terhadap kendaraan yang melintas selama pekerjaan berlangsung.

 

Editor : Uways Alqadrie
IKN Jalan Tol IKN basuki hadimoeljono jalan tol balikpapan-samarinda Badan Otorita IKN