Hari Pertama Tugas, Jubir Baru Trump Salah Sebut Suami Jadi Presiden

Dwi Puspitarini • Dipublikasikan Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:52 WIB
Juru Bicara Gedung Putih yang baru, Katie Zacharia (Forbes.com)
Juru Bicara Gedung Putih yang baru, Katie Zacharia (Forbes.com)

KALTIMPOST.ID - Sekretaris Pers Gedung Putih, Katie Zacharia, langsung menjadi sorotan di hari pertama konferensi persnya. Ia melakukan kesalahan ucap atau blunder saat menanggapi pertanyaan wartawan.

Kejadian bermula ketika wartawan bertanya mengenai keseimbangan tugasnya sebagai jubir dengan perannya membesarkan empat anak. Saat menjelaskan dukungan suaminya yang pindah dari California ke Washington, Zacharia tidak sengaja menyebut "my president" alih-alih "my husband".

Salah ucap tersebut sontak memicu gelak tawa para jurnalis yang hadir. Meski demikian, penampilan perdananya itu menuai kritik dari berbagai pihak.

Baca Juga: Mengapa Pertamina Gagal Atasi Kelangkaan BBM? Ini Teguran DPR

Publik dan awak media menyoroti sikap Zacharia yang terlihat tegang selama sesi berlangsung. Ia juga dinilai terlalu kaku karena sangat bergantung pada naskah yang dibawanya.

Kritik juga tertuju pada durasi sesi tanya jawab yang terbatas. Zacharia hanya memberikan waktu lima menit bagi wartawan untuk bertanya, dengan total durasi jumpa pers hanya 14 menit.

Meski penampilannya dikritik, Presiden Donald Trump memberikan pembelaan. "Saya senang dengan kinerja Zacharia," ucap Trump menanggapi penampilan perdana jubirnya tersebut.

Baca Juga: Polemik Sistem Pemilu: Terbuka atau Tertutup, BRIN Sebut Keduanya Miliki Risiko

Zacharia sendiri menggantikan posisi Karoline Leavitt yang mundur akhir Agustus lalu. Leavitt sebelumnya memilih mundur demi fokus mengurus keluarga setelah melahirkan anak kedua pada 1 Mei 2026.

Kabar terbaru menyebutkan, Leavitt akan menapaki karier baru di dunia media. Ia dijadwalkan bergabung dengan Fox News Media sebagai kontributor dan analis politik mulai 1 November mendatang.***

Editor : Dwi Puspitarini
Jubir Baru Trump politik AS trump Berita internasional gedung putih