KALTIMPOST.ID-Universitas Balikpapan (Uniba) mewisuda 820 lulusan Tahun Akademik 2025/2026. Rektor Uniba Isradi Zainal mengingatkan para lulusan agar tidak hanya mengandalkan ijazah, tetapi juga membekali diri dengan kompetensi, daya saing, dan integritas untuk menghadapi dunia kerja.
Pesan tersebut disampaikan dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda Program Sarjana ke-XLV, Sarjana Terapan ke-XXI, dan Pascasarjana ke-XIX di Platinum Hotel & Convention Hall, Balikpapan, Sabtu (17/10).
Isradi menegaskan, perubahan kebutuhan dunia kerja menuntut lulusan perguruan tinggi terus meningkatkan kemampuan.
Penguasaan ilmu pengetahuan harus diimbangi keterampilan beradaptasi, berinovasi, serta kemandirian dalam menghadapi berbagai tantangan.
Baca Juga: Pangan Balikpapan Banyak Didatangkan dari Jawa, Ketua PKK: Daripada Main TikTok, Lebih Baik Menanam
Menurutnya, kedisiplinan dan integritas juga menjadi bekal penting. Kedua aspek tersebut diperlukan agar lulusan tidak sekadar mampu bersaing memperoleh pekerjaan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan kerja dan masyarakat.
Selain kesiapan lulusan, Isradi menyoroti peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Kehadiran IKN membuka ruang bagi institusi pendidikan untuk berkontribusi melalui pengembangan keilmuan, penelitian, dan kolaborasi dengan berbagai pihak.
Dalam konteks tersebut, Uniba turut mendorong pengembangan konsep green management dan ekonomi hijau. Pendekatan ini menjadi bagian dari perhatian kampus terhadap pembangunan yang mempertimbangkan keberlanjutan lingkungan.
Penguatan riset dan kerja sama akademik dinilai perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kompetensi mahasiswa.
Dengan demikian, perguruan tinggi dapat mengambil peran dalam menyiapkan sumber daya manusia yang relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah maupun IKN.
Baca Juga: Kabut Asap Kepung Mahulu, Kualitas Udara di Lima Wilayah Tidak Aman, Diskes Ingatkan Bahaya ISPA
Isradi juga mengingatkan para wisudawan bahwa kelulusan bukan akhir dari proses pembelajaran. Tantangan setelah menyelesaikan pendidikan justru menuntut kemampuan menerapkan ilmu, membaca peluang, dan menghasilkan gagasan yang bermanfaat.
Karena itu, para alumnus didorong terus mengembangkan kapasitas diri agar mampu mengikuti perubahan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.
Wisuda 820 lulusan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi Uniba untuk memperkuat kontribusinya dalam penyediaan sumber daya manusia terdidik di Kaltim.
Para lulusan diharapkan tidak hanya berorientasi pada kesempatan kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang dan mengambil bagian dalam pembangunan daerah, termasuk mendukung perkembangan IKN.
Diketahui, Sidang Senat Terbuka Wisuda Program Sarjana ke-XLV, Sarjana Terapan ke-XXI, dan Pascasarjana ke-XIX itu turut dihadiri Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi. Kehadiran gubernur yang akrab disapa KDM itu menghadirkan momen emosional di tengah proses akademik.
KDM menjadi tamu kehormatan dalam kegiatan tersebut. Kedatangannya disambut Pembina Yayasan Pendidikan Tinggi Dharma Wirawan Kalimantan Timur (Yapenti DWK) Rendi Susiswo Ismail serta Isradi Zainal bersama civitas akademika dan tamu undangan.
Salah satu momen yang menyita perhatian terjadi ketika seorang perempuan mendekati KDM dan memeluknya erat sambil menangis. Peristiwa tersebut menjadi bagian dari suasana haru yang mewarnai kehadiran tokoh asal Jabar itu di Balikpapan.
Kehadiran KDM dalam agenda wisuda ini turut menarik perhatian para tamu yang menghadiri kegiatan akademik tersebut. (rd)
Editor : Romdani.