KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Isu mengenai kemungkinan pergantian pucuk pimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menjadi perhatian. Sejumlah perwira tinggi berpangkat komisaris jenderal mulai disebut dalam bursa calon Kapolri apabila Jenderal Listyo Sigit Prabowo nantinya diganti.
Sedikitnya 10 nama jenderal bintang tiga dikaitkan dengan bursa tersebut. Mereka menempati maupun pernah menduduki sejumlah posisi penting di tubuh Polri, mulai Wakapolri, Kabareskrim hingga Kabaharkam.
Namun, pergantian Kapolri sejauh ini belum menjadi keputusan resmi. DPR RI juga menyatakan belum menerima Surat Presiden (Surpres) terkait pergantian Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Baca Juga: Isu Pergantian Kapolri Listyo Sigit Menguat, Surpres Disebut ke DPR, Ini Faktanya
Pembicaraan mengenai suksesi kepemimpinan Polri menguat seiring masa kepemimpinan Listyo Sigit yang telah berlangsung sekitar lima tahun.
Meski demikian, belum ada kepastian bahwa Presiden Prabowo Subianto akan melakukan pergantian Kapolri dalam waktu dekat.
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni sebelumnya membantah adanya agenda pergantian tersebut. Ia menilai munculnya berbagai spekulasi tidak terlepas dari lamanya Listyo Sigit memimpin Korps Bhayangkara.
Sahroni juga menilai kinerja Kapolri masih baik. Karena itu, kabar mengenai pergantian pimpinan Polri tidak serta-merta menunjukkan adanya proses resmi yang sedang berlangsung.
Di tengah belum adanya keputusan tersebut, sejumlah nama perwira tinggi tetap menjadi perbincangan.
Komjen Karyoto
Salah satunya Komjen Karyoto. Lulusan Akademi Kepolisian 1990 tersebut menjabat Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri sejak Agustus 2025.
Sebelum menduduki posisi tersebut, Karyoto pernah memimpin Polda Metro Jaya pada periode 2023–2025. Ia juga memiliki pengalaman sebagai Wakapolda Daerah Istimewa Yogyakarta.
Komjen Dedi Prasetyo
Nama berikutnya adalah Komjen Dedi Prasetyo. Ia menempati posisi Wakapolri sejak Agustus 2025.
Posisi Wakapolri membuat Dedi berada di jajaran tertinggi struktur kepemimpinan Polri setelah Kapolri.
Baca Juga: Mutasi Polri Terbaru 30 Juli 2026, Daftar Jenderal Pensiun dan Pejabat Dapat Jabatan Baru
Komjen Syahar Diantoro
Nama berikutnya yang ikut masuk dalam pembicaraan bursa Kapolri adalah Komjen Syahar Diantoro.
Saat ini Syahar memegang salah satu posisi penting di Korps Bhayangkara sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri.
Jenderal bintang tiga lulusan Akpol 1991 tersebut memiliki pengalaman di sejumlah posisi strategis.
Sebelum memimpin Bareskrim, Syahar pernah menjabat Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri.
Ia juga pernah menduduki kursi Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri.
Pengalaman di bidang reserse, intelijen hingga pengawasan internal tersebut membuat namanya ikut diperhitungkan ketika isu suksesi Kapolri mencuat.
Komjen Wahyu Widada
Komjen Wahyu Widada juga menjadi salah satu jenderal bintang tiga yang namanya masuk dalam bursa.
Saat ini Wahyu menjabat Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri.
Sebelum menempati jabatan tersebut, Wahyu memiliki pengalaman memimpin sejumlah posisi penting di tingkat Mabes Polri maupun kewilayahan.
Ia pernah dipercaya sebagai Kabareskrim Polri dan Kabaintelkam Polri.
Kariernya juga pernah membawanya menjadi Kapolda Aceh.
Wahyu memiliki rekam jejak di Gorontalo. Ia pernah menjabat Kapolda Gorontalo pada periode 2019–2020.
Dengan sederet pengalaman tersebut, namanya ikut menjadi sorotan di tengah menguatnya pembicaraan mengenai siapa yang berpeluang menjadi Kapolri berikutnya.
Baca Juga: Mutasi Polri 2026: Jenderal Bintang Tiga Polri Menuju Pensiun 2026, Ada Karyoto dan Fadil Imran
Komjen Fadil Imran
Komjen Fadil Imran menjadi nama lain yang ikut diperbincangkan.
Fadil kini menjabat Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops).
Sebelum menempati jabatan tersebut, Fadil pernah dipercaya memimpin Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Polri.
Ia juga memiliki pengalaman panjang sebagai pimpinan kepolisian daerah.
Fadil pernah menjadi Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jawa Timur, dua wilayah yang memiliki tingkat kompleksitas keamanan cukup tinggi.
Di luar struktur kepolisian, Fadil juga dikenal sebagai Ketua Umum Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI).
Komjen Yuda Gustawan
Nama berikutnya adalah Komjen Yuda Gustawan.
Ia kini dipercaya memimpin Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Polri.
Yuda merupakan lulusan Akpol 1993.
Sebelum menjadi Kabaintelkam, ia pernah menduduki posisi Wakabaintelkam Polri. KuYuda juga memiliki pengalaman sebagai Staf Ahli Kapolri{ Bidang Sosial Politik.
Latar belakang panjang di bidang intelijen tersebut membuat namanya ikut disebut ketika sejumlah jenderal bintang tiga mulai dikaitkan dengan bursa calon Kapolri.
Baca Juga: Beli Mobil dan Motor Listrik Bakal Dapat Insentif, Purbaya Ungkap Pemerintah Masih Hitung Skemanya
Komjen Ramdani Hidayat
Nama Komjen Ramdani Hidayat turut meramaikan daftar jenderal bintang tiga yang dikaitkan dengan bursa calon Kapolri.
Saat ini Ramdani dipercaya memimpin Korps Brimob Polri sebagai Komandan Korps Brimob (Dankorbrimob).
Sebelum berada di pucuk pimpinan Korps Brimob, Ramdani telah melewati sejumlah jabatan penting di lingkungan Polri. Ia pernah menduduki posisi Wakil Komandan Korps Brimob (Wadankorbrimob).
Pengalaman tugasnya juga mencakup wilayah Papua. Ramdani pernah dipercaya sebagai Wakapolda Papua.
Selain itu, ia memiliki rekam jejak di bidang pengawasan internal setelah pernah menjadi Kepala Provos Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri.
Komjen Wahyu Hadiningrat
Komjen Wahyu Hadiningrat menjadi nama berikutnya yang ikut dikaitkan dengan bursa calon orang nomor satu di Polri.
Wahyu saat ini bertugas sebagai Staf Ahli Kapolri Bidang Manajemen dan Perencanaan.
Sebelumnya, ia pernah berada di jajaran pimpinan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.
Wahyu tercatat pernah mengemban tugas sebagai Wakabareskrim Polri.
Kariernya juga pernah bersinggungan dengan Polda Metro Jaya. Ia sempat menduduki posisi Wakapolda Metro Jaya.
Pengalaman di bidang reserse, kewilayahan hingga perencanaan menjadi bagian dari perjalanan kariernya di Korps Bhayangkara.
Baca Juga: Usai Dimarihi Ibunya, Pria di Bandung Bakar Rumah Orang Tuanya
Komjen Ridwan Panca
Komjen Ridwan Zulkarnain Panca Putra Simanjuntak juga menjadi salah satu nama yang masuk dalam pusaran bursa calon Kapolri.
Saat ini Panca dipercaya sebagai Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri.
Sebelum memimpin lembaga yang memiliki peran penting dalam pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia kepolisian tersebut, Panca pernah memegang sejumlah jabatan strategis.
Ia pernah menjadi Kapolda Sumatera Utara.
Sebelumnya, Panca juga tercatat pernah memimpin Polda Sulawesi Utara.
Pengalamannya tidak hanya berada di struktur kepolisian. Panca pernah dipercaya menduduki jabatan Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas).
Komjen Asep Edi Suheri
Daftar jenderal bintang tiga yang diperbincangkan dalam bursa calon Kapolri juga memuat nama Komjen Asep Edi Suheri.
Asep saat ini memegang kendali Polda Metro Jaya.
Posisi tersebut menjadi perhatian setelah reorganisasi di lingkungan Polri membuat jabatan Kapolda Metro Jaya dipimpin perwira berpangkat komisaris jenderal atau bintang tiga.
Dengan posisi strategis yang mengawasi keamanan dan ketertiban di wilayah Jakarta dan sekitarnya, nama Asep ikut muncul dalam pembicaraan mengenai regenerasi pucuk pimpinan Korps Bhayangkara.
Editor : Uways Alqadrie