Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kalahkan Bali, Load Factor Bacitra Balikpapan Capai 100 Persen

D
Penulis: Dina Angelina❯
ANGKUTAN UMUM: Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Irjen Pol (Purn) Aan Suhanan (tengah) bersama jajaran pejabat meresmikan zona pick-up dan drop-off Balikpapan City Trans (Bacitra) di Plaza Balikpapan, Kamis (27/8/2026). (DINA ANGELINA/KP)
ANGKUTAN UMUM: Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Irjen Pol (Purn) Aan Suhanan (tengah) bersama jajaran pejabat meresmikan zona pick-up dan drop-off Balikpapan City Trans (Bacitra) di Plaza Balikpapan, Kamis (27/8/2026). (DINA ANGELINA/KP)

Advertisement

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Layanan angkutan perkotaan Balikpapan City Trans (Bacitra) dan layanan angkutan antarmoda Balikpapan-IKN kini sudah bisa diakses langsung dari Plaza Balikpapan. Launching zona pick-up dan drop-off layanan ini dilakukan Dirjen Perhubungan Darat Irjen Pol (Purn) Aan Suhanan bersama pejabat berwenang, Kamis (27/8/2026).

Tingkat keterisian (load factor) armada Bacitra tercatat mencapai 90–100 persen. Angka ini jauh melampaui daerah penerima hibah transportasi umum lainnya di Indonesia.

Aan Suhanan memuji kesadaran masyarakat Balikpapan yang dinilai cepat beralih dari kendaraan pribadi ke angkutan umum massal.

​"Ini sangat luar biasa. Di Bali, sampai penyerahan terakhir ke pemda, load factor-nya hanya 20 persen. Bahkan Jakarta membutuhkan waktu hingga 20 tahun melalui TransJakarta untuk mencapai tingkat keterisian sebesar itu," ujar Aan saat meresmikan zona pick-up dan drop-off Bacitra di Plaza Balikpapan, Kamis (27/8/2026).

​Aan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemprov Kaltim, Pemkot Balikpapan, dan Pemkot Samarinda atas komitmen kuat mengelola transportasi massal berbasis skema buy the service (BTS) maupun angkutan antarmoda.

Advertisement

Saat ini, koridor Bacitra dan layanan antarmoda Balikpapan–IKN telah menghubungkan pusat ekonomi, Pelabuhan Semayang, Bandara SAMS Sepinggan, dan teranyar Plaza Balikpapan.

​Aan menegaskan, kemenhub memberikan stimulus angkutan massal hingga 2027. Setelah periode tersebut berakhir, pengelolaan penuh akan diserahkan kepada pemerintah daerah. Balikpapan telah menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan dan mengembangkannya secara mandiri.

​"Tentu nanti lebih bagus lagi dari yang sekarang, termasuk penambahan koridor dan armada. Kami berharap program ini terus berkelanjutan," jelasnya.

​Langkah percepatan transportasi massal ini dinilai krusial untuk menekan potensi kemacetan akibat lonjakan populasi kendaraan di Balikpapan. Selain itu, transportasi umum yang terintegrasi diyakini mampu menekan beban biaya transportasi warga yang saat ini rata-rata menghabiskan 30–40 persen dari total pendapatan.

​"Ke depan, layanan akan terus dikembangkan agar masyarakat bisa mengakses seluruh sentra pendidikan, ekonomi, hingga sosial budaya tanpa hambatan konektivitas," pungkas Aan. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

BPBD Balikpapan Catat Penurunan Kasus Karhutla, Total 98,2 Hektare Lahan Terbakar

BPBD Balikpapan Catat Penurunan Kasus Karhutla, Total 98,2 Hektare Lahan Terbakar

Intensitas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Balikpapan dilaporkan mulai menunjukkan tren penurunan.

Udara Balikpapan Sudah Membaik, Mengapa Anak Sekolah Masih Harus Belajar dari Rumah?

Udara Balikpapan Sudah Membaik, Mengapa Anak Sekolah Masih Harus Belajar dari Rumah?

Kualitas udara Balikpapan membaik dengan ISPU 71–81, tetapi PJJ tetap diperpanjang hingga 31 Oktober 2026 untuk menjaga kesehatan siswa.

Hari Sumpah Pemuda 2026, Wawali Balikpapan Tekankan Tiga Isu Strategis untuk SDM Lokal

Hari Sumpah Pemuda 2026, Wawali Balikpapan Tekankan Tiga Isu Strategis untuk SDM Lokal

Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, menyampaikan pesan penting pada peringatan Hari Sumpah Pemuda, Rabu (28/10/2026).

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer