Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Antrean BBM Belum Terurai, Balikpapan Kaji SPBU Baru di Somber dan Km 23

D
Penulis: Dina Angelina❯
Kepala BKAD Balikpapan Agus Budi Prasetyo.
Kepala BKAD Balikpapan Agus Budi Prasetyo.

Advertisement

 

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN — Pemerintah Kota (Pemkot) bersama DPRD Balikpapan terus mencari solusi untuk mengurai antrean panjang pengisian bahan bakar minyak (BBM) di Kota Minyak. Salah satu langkah konkret yang tengah digodok adalah memanfaatkan aset lahan milik pemkot untuk pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) baru oleh Pertamina.

Saat ini, jumlah SPBU di Balikpapan dinilai masih terbatas. Kota ini hanya memiliki 17 SPBU, jauh dibandingkan Samarinda yang memiliki sekitar 34 SPBU. Minimnya fasilitas pengisian BBM membuat penumpukan kendaraan kerap terjadi, terutama truk-truk besar yang saat ini hanya dapat mengisi BBM di SPBU Km 13 dan SPBU Km 15.

Advertisement

Langkah pemanfaatan aset daerah tersebut sebelumnya dibahas dalam rapat dengar pendapat (RDP) antara Komisi II DPRD Balikpapan dan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Balikpapan.

Kepala BKAD Balikpapan Agus Budi Prasetyo mengungkapkan, pihaknya telah menggelar rapat awal untuk membahas usulan lokasi SPBU baru, di antaranya kawasan Alam Baru Somber dan Jalan Soekarno-Hatta Km 23.

Advertisement

"Itu masih perlu kajian dulu dan tidak bisa langsung diputuskan," ujar Agus kepada Kaltim Post.

Agus menjelaskan, usulan lokasi tersebut memanfaatkan aset potensial Pemkot Balikpapan yang selama ini belum tergarap. Meski demikian, realisasi proyek tersebut tetap bergantung pada kesiapan Pertamina serta hasil analisis teknis.

"Kami masih perlu mendengar dari sisi Pertamina, melihat sisi tata ruang, dan kajian lalu lintasnya," imbuhnya.

Sementara itu, Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud menegaskan komitmennya untuk menghadirkan kenyamanan bagi warga. Namun, ia mengakui penambahan SPBU oleh pihak swasta masih menemui kendala investasi.

"Kondisinya kebanyakan SPBU dibangun oleh swasta. Namun, dalam kondisi sekarang, pengusaha masih berpikir untuk investasi, mungkin karena keuntungan yang sedikit," kata Rahmad.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Pendataan Warga Nonpermanen Penting, Disdukcapil Balikpapan Sebut Pengaruhi Kuota BBM

Pendataan Warga Nonpermanen Penting, Disdukcapil Balikpapan Sebut Pengaruhi Kuota BBM

Disdukcapil Balikpapan kebut pendataan warga nonpermanen demi ketepatan kuota BBM hingga pasokan air bersih. Simak cara pelaporan resminya.

Gubernur Rudy Mas’ud Soroti Antrean BBM di Kaltim: Stok Cukup, Masalah di SPBU

Gubernur Rudy Mas’ud Soroti Antrean BBM di Kaltim: Stok Cukup, Masalah di SPBU

Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud menegaskan stok BBM aman. Masalah antrean BBM di Kaltim dipicu jam operasional SPBU.

Balikpapan Dapat Tambahan 1.250 KL Pertalite, 5 SPBU Baru Beroperasi 17 September

Balikpapan Dapat Tambahan 1.250 KL Pertalite, 5 SPBU Baru Beroperasi 17 September

Balikpapan mendapat tambahan kuota 1.250 KL Pertalite dan operasional 5 SPBU baru mulai 17 September guna mengurai antrean panjang kendaraan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer