Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

DPRD Balikpapan Siap Panggil PLN jika Pemadaman Listrik Meleset dari Target September

D
Penulis: Dina Angelina❯
Ketua DPRD Balikpapan Alwi Al Qadri saat memberikan keterangan terkait pemadaman listrik bergilir yang melanda Kalimantan Timur di Gedung DPRD Balikpapan. (FOTO: ANGGI PRADITHA/KP)
Ketua DPRD Balikpapan Alwi Al Qadri saat memberikan keterangan terkait pemadaman listrik bergilir yang melanda Kalimantan Timur di Gedung DPRD Balikpapan. (FOTO: ANGGI PRADITHA/KP)

Advertisement

BALIKPAPAN – DPRD Kota Balikpapan memberi peringatan keras kepada PT PLN (Persero) terkait pemadaman listrik bergilir yang melanda wilayah Kalimantan Timur dan sekitarnya belakangan ini. Legislatif bakal memanggil manajemen PLN jika target pemulihan sistem kelistrikan pada akhir September 2026 meleset.

​Ketua DPRD Balikpapan, Alwi Al Qadri, mengungkapkan bahwa pihaknya telah meminta konfirmasi langsung dari PLN mengenai kendala yang terjadi. Berdasarkan penjelasan PLN Balikpapan, sistem kelistrikan sedang mengalami gangguan serius akibat kerusakan di sejumlah pembangkit utama.

​"Informasinya ada empat pembangkit yang mengalami kerusakan dan masih dalam upaya perbaikan," ujar Alwi.

Advertisement

​Empat fasilitas yang terganggu tersebut meliputi PLTU Cahaya Fajar Kaltim di Kutai Kartanegara, PLTU Kaltim Prima Coal di Kutai Timur, PLTU Teluk Balikpapan, serta PLTMG Bangkanai di Kabupaten Barito Utara. Kerusakan pada keempat pembangkit ini membuat pasokan daya ke sistem interkoneksi menyusut drastis.

​Meski demikian, PLN berjanji memaksimalkan seluruh pembangkit yang ada dan mempercepat pemulihan. Penambahan pasokan daya ditargetkan masuk ke sistem secara bertahap mulai minggu ketiga hingga minggu keempat September 2026.

​Sebagai langkah darurat, PLN juga mengupayakan percepatan penambahan pembangkit sewa. Penambahan tersebut mencakup Pembangkit Batulicin berkapasitas 10 MW, pembangkit sewa tahap 1 sebesar 158 MW, dan pembangkit sewa tahap 2 sebesar 120 MW.

Advertisement

​“Semoga masalah mati listrik bisa selesai bulan ini sesuai dengan target PLN agar secepatnya kondisi normal kembali,” tuturnya.

​Alwi menekankan bahwa pihak legislatif saat ini memprioritaskan pemantauan atas janji pemulihan dari BUMN tersebut. Namun, jika situasi tidak kunjung membaik sesuai tenggat, tindakan tegas akan diambil.

“Kalau seandainya pemulihan tidak selesai, kami akan ambil tindakan dengan memanggil PLN. Kami pertegas janji-janjinya dan mendengar teknis masalahnya,” imbuhnya.

​Politikus Golkar tersebut juga menyoroti dampak ekonomi dari byar-pet yang terus berulang, terutama bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Balikpapan yang sangat bergantung pada kepastian pasokan listrik.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

PLN Kaltimra Pastikan Pasokan Listrik IKN Memadai, Didukung Gardu Induk GIS 4 dan PLTS

PLN Kaltimra Pastikan Pasokan Listrik IKN Memadai, Didukung Gardu Induk GIS 4 dan PLTS

PLN Kaltimra pastikan pasokan listrik IKN memadai dengan dukungan gardu induk GIS 4 dan PLTS untuk memenuhi kebutuhan energi ibu kota baru.

PLN Akui Kendala di Empat Pembangkit, Samarinda Masih Dibayangi Pemadaman Listrik Bergilir

PLN Akui Kendala di Empat Pembangkit, Samarinda Masih Dibayangi Pemadaman Listrik Bergilir

PLN akui ada kendala di empat titik pembangkit, Samarinda masih dibayangi pemadaman bergilir. Manager UP3 PLN beber progress tambahan daya

Jawaban PLN Soal Kompensasi Pemadaman Listrik Samarinda: Masih Evaluasi Aturan ESDM

Jawaban PLN Soal Kompensasi Pemadaman Listrik Samarinda: Masih Evaluasi Aturan ESDM

Manager PLN UP3 Samarinda Adrian Sitompul sebut kompensasi pemadaman listrik masih dievaluasi sesuai Permen ESDM.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer