Lewat Posyandu, Pimpasa Bekali Kader Manggar, Waspadai TPPO dan Love Scamming

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Kader Posyandu Mawar Merah di RT 64 Kelurahan Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur mendapat “bekal” tambahan di luar urusan kesehatan masyarakat. Petugas Imigrasi Pembina Kelurahan dan Desa (PIMPASA) Kantor Imigrasi Kelas I TPI Balikpapan memberikan edukasi tentang pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Nonprosedural.
Kegiatan yang berlangsung bersama Kelurahan Manggar dan Puskesmas Manggar itu menyasar para kader Posyandu serta warga yang hadir dalam pelayanan kesehatan. Tujuannya, memperkuat pemahaman masyarakat tentang bahaya TPPO, modus perekrutan pekerja migran secara nonprosedural, hingga penyalahgunaan paspor Republik Indonesia.
Dalam penyuluhan, PIMPASA memaparkan sejumlah modus yang kerap digunakan pelaku TPPO, salah satunya love scamming atau penipuan berkedok hubungan asmara. Modus ini disebut tidak hanya menyasar kalangan muda, tetapi juga berpotensi menjerat laki-laki dan perempuan berusia lanjut melalui manipulasi emosional serta penipuan di ruang digital.

Warga juga diingatkan agar tidak mudah tergiur tawaran kerja ke luar negeri dengan janji gaji tinggi tanpa prosedur yang jelas. Paspor, kata PIMPASA, harus digunakan sesuai ketentuan dan tidak boleh disalahgunakan untuk mendukung keberangkatan PMI secara nonprosedural.
Selain edukasi pencegahan TPPO dan PMI Nonprosedural, kegiatan itu dimanfaatkan warga untuk berkonsultasi soal prosedur permohonan paspor, baik untuk wisata maupun ibadah umrah. Pertanyaan seputar perkawinan campur antara warga negara Indonesia dan warga negara asing juga muncul, termasuk perkawinan yang sudah tercatat resmi maupun yang belum tercatat secara negara.
Pada kesempatan yang sama, peserta magang Hub Kementerian Ketenagakerjaan di Kantor Imigrasi Balikpapan turut berbagi tips aman berkomunikasi dengan orang asing melalui pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Edukasi ini diharapkan membantu masyarakat mengenali potensi penipuan digital dan lebih waspada saat berinteraksi dengan orang yang baru dikenal.
Melalui kegiatan tersebut, PIMPASA Kantor Imigrasi Kelas I TPI Balikpapan terus memperkuat peran pembinaan di tingkat kelurahan dengan melibatkan kader Posyandu dan masyarakat sebagai mitra penyebaran informasi keimigrasian.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




