Warga Balikpapan Harus Siap, Ini Daftar Area yang Terdampak Pemadaman Listrik PLN Hari Ini

KALTIMPOST.ID - PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Balikpapan Utara mengumumkan penghentian sementara aliran listrik pada Senin, 26 Oktober 2026. Langkah ini diambil menyusul adanya gangguan teknis pada sejumlah pembangkit yang berdampak langsung pada jaringan kelistrikan setempat.
Pemadaman bergilir tersebut dijadwalkan berlangsung selama empat jam, mulai pukul 10.00 hingga 14.00 WITA. Meski demikian, pihak manajemen PLN mengingatkan bahwa jadwal serta durasi pemadaman dapat berubah sewaktu-waktu sesuai perkembangan situasi di lapangan.
Sejumlah kawasan permukiman hingga pusat perbelanjaan masuk dalam daftar pemadaman kali ini. Area yang terdampak mencakup sebagian Jalan Jendral Ahmad Yani, Grapari Balikpapan A. Yani, Jalan Gn. Rejo, Bank Kaltimtara Cabang Balikpapan, sebagian Jalan Letjen S. Parman, Jalan P. Antasari, Jalan Bonto Bulaeng, Jalan Dr. Sutomo, serta Kelurahan Karang Rejo.
Baca Juga: Operasi Patuh 2026 Digelar Serentak Mulai Hari Ini, ETLE Bidik 11 Pelanggaran Lalu Lintas
Aliran listrik juga diputus sementara di sebagian Jalan Sumber Rejo, sebagian Jalan D.I Panjaitan, Jalan Sulawesi atau Gang Buntu, sebagian Jalan Teratai, Jalan Soekarno-Hatta Km 0 hingga Km 2, Jalan Borobudur, dan Jalan Imus Payau. Fasilitas publik seperti Rapak Plaza Balikpapan, Ramayana RAPAK, dan Optik AZS Rapak turut terdampak.
Wilayah lain yang terkena imbas adalah sebagian Jalan Klamono, sebagian Strat I hingga Strat IV (Jalan Satu, Jalan Dua, Jalan Indrakila, Jalan Gurinda IV), serta kawasan Jalan Inpres I sampai IV. Pemadaman juga menyentuh Jalan Manunggal 1, 2, 3 dan sekitarnya, Jalan Giri Rejo, ABIC, Lapangan Golf Kariangau, MJM, Bizhub 52, Graha Indah, Jalan Projakal, Jalan Soekarno-Hatta Km 5, hingga Sanggabuana.
Kawasan industri dan pelabuhan juga ikut mengalami pemadaman, meliputi Jalan Akses TPK Pulau Balang Km 13, Jalan Sultan Hasanuddin Kariangau, Perumahan DMR, BRM, Perumahan Green Valley Kariangau, Pelabuhan Feri Kariangau, hingga BUMA dan area sekitarnya.
Manajemen PLN ULP Balikpapan Utara memastikan seluruh tim teknis telah dikerahkan guna mempercepat proses penanganan di pembangkit. Upaya maksimal terus dilakukan demi meminimalkan durasi padam dan dampaknya bagi para pelanggan.
"Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi serta mengucapkan terima kasih atas pengertian dan dukungan pelanggan," tulis manajemen PLN ULP Balikpapan Utara dalam keterangan resminya.
Selain itu, PLN mengimbau masyarakat untuk ikut berpartisipasi menjaga keandalan sistem pasokan dengan bijak menggunakan listrik, terutama pada beban puncak pukul 18.00 hingga 21.00 WITA. Pelanggan disarankan mematikan perangkat elektronik yang tidak terpakai, menyetel suhu AC di atas 24 derajat Celsius, serta beralih ke peralatan hemat energi.***
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




