Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

KPU Balikpapan Uji Nalar Mahasiswa lewat Debat Demokrasi

A
Penulis: Ainur Rofiah❯
Perwakilan STIEPAN Balikpapan meraih juara pertama Kompetisi Debat Demokrasi ant perguruan tinggi yang diselenggarakan KPU Balikpapan. (AINUR ROFIAH/KALTIM POST)
STIEPAN Balikpapan menjadi juara dalam debat demokrasi yang diselenggarakan KPU Balikpapan. (AINUR ROFIAH/KALTIM POST)

Advertisement

 

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan (STIEPAN) keluar sebagai juara pertama Kompetisi Debat Demokrasi antar perguruan tinggi yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan pada 2026.

Kompetisi tersebut diikuti tujuh perguruan tinggi di Balikpapan, yakni Universitas Balikpapan (Uniba), STIEPAN, Universitas Mulia, Institut Teknologi Kalimantan (ITK), Sekolah Tinggi Agama Islam Balikpapan (STAIBA), STIS Hidayatullah, dan STT Migas.

Advertisement

Pada babak final, perebutan juara ketiga dan keempat mempertemukan STT Migas dengan Universitas Mulia. Sementara itu, perebutan juara pertama dan kedua berlangsung antara Universitas Balikpapan dan STIEPAN. STIEPAN berhasil mengungguli Uniba dan meraih gelar juara pertama.

Ketua KPU Kota Balikpapan, Prakoso Yudho Lelono, mengapresiasi kualitas debat dan kemampuan argumentasi para mahasiswa yang mengikuti kompetisi tersebut.

Advertisement

“Dulu saya zaman kuliah. Saya rasa-rasanya tidak seberkualitas kalian dalam berdebat dan beradu argumentasi. Oleh karena itu, saya bangga dengan kalian,” kata Yudho.

Menurutnya, kompetisi debat demokrasi merupakan bagian dari sosialisasi dan pendidikan pemilih berkelanjutan yang dikemas dengan metode berbeda.

Ia menilai, metode debat lebih efektif dibandingkan sosialisasi tatap muka yang cenderung berupa monolog atau penyampaian materi satu arah dari narasumber kepada audiens.

“Kalau sosialisasi tatap muka itu yang ada monolog dari narasumber, pembicara satu arah kepada audiens dan peserta sosialisasi. Tetapi lomba debat ini merupakan bentuk lain dari sosialisasi,” katanya.

Yudho menjelaskan, peserta dituntut menggali informasi, memadukan, serta membandingkan berbagai data karena subtema yang diberikan tidak memiliki satu jawaban mutlak yang sepenuhnya benar.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

KPU Balikpapan: Literasi Digital Jadi Benteng Pemilih Cerdas Menuju Pemilu 2029

KPU Balikpapan: Literasi Digital Jadi Benteng Pemilih Cerdas Menuju Pemilu 2029

KPU Balikpapan menilai literasi digital menjadi kunci membangun pemilih cerdas menuju Pemilu 2029.

Peserta Debat Demokrasi Disiapkan Jadi Duta KPU Balikpapan

Peserta Debat Demokrasi Disiapkan Jadi Duta KPU Balikpapan

Para mahasiswa didorong terlibat dalam pendidikan politik dan menjadi penggerak kesadaran demokrasi di lingkungan kampus.

Ubah Strategi Sosialisasi, KPU Balikpapan Sebut Debat Demokrasi Mahasiswa Jauh Lebih Efektif

Ubah Strategi Sosialisasi, KPU Balikpapan Sebut Debat Demokrasi Mahasiswa Jauh Lebih Efektif

KPU Balikpapan ubah strategi sosialisasi pemilu lewat lomba debat demokrasi mahasiswa. Ketua KPU Prakoso Yudho Lelono sebut cara ini lebih e

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer