
KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan (STIEPAN) keluar sebagai juara pertama Kompetisi Debat Demokrasi antar perguruan tinggi yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan pada 2026.
Kompetisi tersebut diikuti tujuh perguruan tinggi di Balikpapan, yakni Universitas Balikpapan (Uniba), STIEPAN, Universitas Mulia, Institut Teknologi Kalimantan (ITK), Sekolah Tinggi Agama Islam Balikpapan (STAIBA), STIS Hidayatullah, dan STT Migas.
Pada babak final, perebutan juara ketiga dan keempat mempertemukan STT Migas dengan Universitas Mulia. Sementara itu, perebutan juara pertama dan kedua berlangsung antara Universitas Balikpapan dan STIEPAN. STIEPAN berhasil mengungguli Uniba dan meraih gelar juara pertama.
Ketua KPU Kota Balikpapan, Prakoso Yudho Lelono, mengapresiasi kualitas debat dan kemampuan argumentasi para mahasiswa yang mengikuti kompetisi tersebut.
“Dulu saya zaman kuliah. Saya rasa-rasanya tidak seberkualitas kalian dalam berdebat dan beradu argumentasi. Oleh karena itu, saya bangga dengan kalian,” kata Yudho.
Menurutnya, kompetisi debat demokrasi merupakan bagian dari sosialisasi dan pendidikan pemilih berkelanjutan yang dikemas dengan metode berbeda.
Ia menilai, metode debat lebih efektif dibandingkan sosialisasi tatap muka yang cenderung berupa monolog atau penyampaian materi satu arah dari narasumber kepada audiens.
“Kalau sosialisasi tatap muka itu yang ada monolog dari narasumber, pembicara satu arah kepada audiens dan peserta sosialisasi. Tetapi lomba debat ini merupakan bentuk lain dari sosialisasi,” katanya.
Yudho menjelaskan, peserta dituntut menggali informasi, memadukan, serta membandingkan berbagai data karena subtema yang diberikan tidak memiliki satu jawaban mutlak yang sepenuhnya benar.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




