Memasuki Masa Peralihan Musim, BMKG Imbau Waspada Cuaca Ekstrim hingga Puting Beliung

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap fenomena cuaca ekstrem. Imbauan ini menyusul analisis dinamika atmosfer yang menunjukkan wilayah Indonesia telah memasuki masa peralihan musim pada Rabu, 4 November 2026.
Baca Juga: Hampir Sepekan Hilang Kontak, Seorang Pria di Balikpapan Ternyata Meninggal di Kamar Mandi
Prakirawan BMKG, Henu Aulia, menyatakan pola angin di lapisan atas menunjukkan inkonsistensi yang menjadi tanda peralihan musim. Kondisi ini memicu potensi cuaca buruk di berbagai daerah dalam durasi yang singkat.
"Pada masa peralihan musim ini kerap terjadi hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berlangsung singkat di beberapa wilayah serta terdapat peluang terjadi puting beliung," ujar Henu.
Baca Juga: Paser Nyatakan Siap Gelar Porprov VIII Kaltim 2026, Gubernur Tekankan Akomodasi dan Kesehatan
Secara umum, kondisi cuaca pada pagi hingga sore hari diperkirakan berawan. Namun, beberapa wilayah seperti Balikpapan memiliki potensi hujan ringan. “Potensi kabut pada dini hari di sejumlah daerah seperti Berau, Kutai Barat, Balikpapan, dan Paser,” tuturnya.
Selain ancaman cuaca ekstrem, BMKG memberikan peringatan dini terkait risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dalam sepekan ke depan, beberapa wilayah di Kalimantan Timur bagian barat berada dalam kategori mudah hingga sangat mudah terbakar.
BMKG meminta masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi mereka. Antisipasi harus ditingkatkan terutama terhadap dampak angin kencang yang berisiko merusak fasilitas umum dan menyebabkan pohon tumbang.
"Terutama mengantisipasi dampak yang dapat ditimbulkan seperti angin kencang dan puting beliung yang dapat merusak fasilitas dan pohon tumbang," tutup Henu. (*)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




