Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bank Sampah Askit Balikpapan Ubah Sampah Warga Jadi Rupiah

U
Penulis: Ulil Mu'Awanah❯
CUAN: Setelah beberapa pekan, sampah daur ulang yang dikumpulkan warga di rumah masing-masing dibawa ke lokasi Bank Sampah Askit untuk ditimbang dan dijadikan rupiah. IST/KP
CUAN: Setelah beberapa pekan, sampah daur ulang yang dikumpulkan warga di rumah masing-masing dibawa ke lokasi Bank Sampah Askit untuk ditimbang dan dijadikan rupiah. IST/KP

Advertisement

KALTIMPOST.ID - ‎Lingkungan bersih tidak lahir dari satu tangan yang bekerja sendirian. Ia terbentuk dari banyak tangan yang melakukan hal kecil secara berulang. Berawal dari 10 nasabah, Bank Sampah Asrama Bukit RT 63 di Balikpapan Barat tumbuh menjadi gerakan kecil yang mengubah kebiasaan warga.

Sebuah drop box biru terang dengan tinggi 1 meter itu hampir penuh. Sengaja dipajang di persimpangan gang yang menghubungkan RT 63 dan RT 12 Baru Ilir, Balikpapan Barat, agar warga yang melintas dengan membawa botol plastik kosong bisa segera memasukannya. Sehingga, tidak semua yang dibuang benar-benar kehilangan nilai.

‎Botol plastik yang semula dianggap tak berguna pun bisa menjelma jadi rupiah. Kardus bekas yang menumpuk di sudut rumah dapat menjadi tabungan kecil. Bahkan, sisa makanan yang biasanya berakhir di tempat pembuangan sampah bisa kembali menyuburkan tanah.

‎Kesadaran sederhana itulah yang perlahan tumbuh di lingkungan Asrama Bukit. Di kawasan permukiman padat penduduk tersebut, sampah tidak lagi semata-mata dipandang sebagai sesuatu yang harus segera disingkirkan.

‎Ada kebiasaan baru yang terus dirawat. Mengumpulkan, memilah, membersihkan. Setelahnya, sampah diserahkan ke Bank Sampah Asrama Bukit atau yang dikenal Bank Sampah Askit.

Advertisement

‎Bagi Lilis, salah seorang nasabah Bank Sampah Askit, kebiasaan mengumpulkan sampah daur ulang kini menjadi bagian dari kesehariannya. Plastik, botol, kertas, kardus, hingga berbagai barang bekas berbahan lain tidak serta-merta dibuang begitu saja. Ia mengumpulkannya terlebih dahulu, kemudian menyetorkannya ketika kegiatan penimbangan berlangsung.

‎"Setelah dua atau tiga mingguan (sampah bersih) itu kami bawa ke Bank Sampah Askit," ungkap ibu rumah tangga itu kala menjawab pertanyaan awak media yang tengah mengikuti pertandingan jurnalistik Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) ke-IV Kaltim 2026, Rabu (4/11).

‎Hasil yang diperoleh memang tidak selalu besar. Nilainya mungkin tidak sebanding dengan waktu dan tenaga yang dikeluarkan untuk mengumpulkan sampah satu demi satu. Namun, bagi Lilis, ada sesuatu yang jauh lebih berharga dari pada sekadar uang hasil penjualan barang bekas tersebut.

‎Ada pundi-pundi kepedulian yang tumbuh dari kebiasaan kecil. Ada napas keberlanjutan bahwa menjaga lingkungan bukan pekerjaan yang harus menunggu instruksi pemerintah atau program besar. Semuanya bisa dimulai dari rumah, dari tempat sampah sendiri, bahkan dari sebotol plastik yang semula hendak dilempar begitu saja.

‎Kebiasaan itu menjadi gambaran bahwa perubahan lingkungan tidak selalu lahir dari gerakan besar yang riuh. Bagi Lilis, Bank Sampah Askit bukan sekadar tempat menukar sampah dengan rupiah. Lebih dari itu, tempat tersebut menjadi ruang belajar bersama untuk memahami bahwa setiap rumah memiliki tanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkannya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Rapat Dengar Pendapat dengan DPRD Kukar, Ini Penjelasan PLN dan Pertamina   

Rapat Dengar Pendapat dengan DPRD Kukar, Ini Penjelasan PLN dan Pertamina  

DPRD Kukar baru saja menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama PLN dan Pertamina pada Senin (2/11/2026).

Pertamina Hulu Mahakam Raih Penghargaan Energi Subroto 2026 atas Tata Kelola Terbaik

Pertamina Hulu Mahakam Raih Penghargaan Energi Subroto 2026 atas Tata Kelola Terbaik

Pertamina Hulu Mahakam raih Penghargaan Energi Subroto 2026 dari Kementerian ESDM atas komitmen tata kelola perusahaan dan kepatuhan terbaik

Pertamina EP dan Hulu Mahakam Raih Apresiasi di Penghargaan Energi Subroto 2026

Pertamina EP dan Hulu Mahakam Raih Apresiasi di Penghargaan Energi Subroto 2026

Pertamina EP dan Hulu Mahakam raih penghargaan di ajang Energi Subroto 2026 dari Kementerian ESDM atas kontribusi sektor energi nasional.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer