BALIKPAPAN- Didampingi Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Balikpapan Nurlena Rahmad Mas'ud mengikuti Gerakan Tanam (Gertam) Cabai Serentak yang dipusatkan di Jalan Dandito Kelurahan Lamaru, Senin (4/3).
Gertam Cabai merupakan program yang dicanangkan TP PKK Pusat dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak PKK (HKG PKK) ke-52. Gerakan ini digelar serentak secara hybrid di seluruh Indonesia yang dibuka langsung Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersama Istri Wakil Presiden Ma'ruf Amin Wury Estu Handayani di Alun-Alun Cirimekar, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Nurlena Rahmad Mas'ud menyatakan, kegiatan Gertam Cabai ini adalah bagian dari program TP PKK untuk membantu pemerintah dalam menekan inflasi dan memperkuat ketahanan pangan keluarga.
“Hari ini kami bersama para kader dan dihadiri berbagai unsur organisasi istri Forkopimda mengikuti gerakan menanam cabai. Di mana kegiatan ini diikuti oleh 540 kabupaten/kota dan provinsi di seluruh Indonesia,” ujar Nurlena.
Selaras dengan tema HKG ke-52, katanya, yakni Bergerak Bersama PKK Mewujudkan Keluarga Sejahtera Menuju Indonesia Maju, diharapkan kegiatan ini dapat mewujudkan keluarga sejahtera.
“Saya percaya Gerakan Tanam Cabai ini dapat memberikan dampak yang luar biasa bagi perekonomian kota. Apalagi saat ini menjelang bulan Ramadan. Harga-harga komoditas meningkat, dan cabai merupakan salah satu komoditas yang kerap berdampak pada terjadinya inflasi setiap tahun, karena harganya bisa mencapai Rp 100 ribu per kilogram,” katanya.
Untuk itu, menurutnya, penting melakukan gerakan seperti ini karena dapat menambah pasokan cabai yang tujuan akhirnya untuk mengendalikan inflasi, khususnya di Balikpapan. “Semoga gerakan ini tidak hanya sampai di sini. Tetapi diimplementasikan setiap waktu di lingkungan masyarakat masing-masing, bahkan bisa menjadi sebuah budaya di Balikpapan,” harapnya.
Nurlena menjelaskan, khusus di Balikpapan gerakan menanam sejatinya sudah kerap dilakukan. “Di sini gerakan menanam cabai sudah berjalan sejak 2018. Selain itu, kita juga memiliki program gerakan menanam sayur dan buah yang sudah berjalan selama dua tahun, didukung oleh Bank Indonesia melalui program Gerakan Wanita Matilda. Sehingga, gerakan menanam cabai ini menjadi program yang bisa sinergi bersama,” jelasnya.
Sementara itu, Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud turut mengapresiasi gerakan yang dimotori oleh TP PKK tersebut, karena sebagai salah satu upaya menekan inflasi. Menurutnya, tim penggerak sudah banyak membantu pemkot setempat untuk mendukung agenda-agenda pemerintah.
“Kami berterima kasih karena kebersamaan ini, TP PKK dengan semua programnya, bukan hanya menanam cabai. Tetapi, juga membantu pemerintah dalam berbagai hal, baik bidang ekonomi kreatif hingga sosial. Bersinergi dengan pemerintah dengan melibatkan masyarakat,” ujarnya. (mra/ms/k15)
Editor : Ismet Rifani