KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Program koperasi kelurahan yang tengah didorong pemerintah pusat mulai menunjukkan perkembangan di Balikpapan. Sejumlah persiapan dilakukan untuk memperkuat peran koperasi di tingkat wilayah.
Sejak pertengahan tahun, pembentukan lembaga baru ini berjalan di seluruh kelurahan. Setiap wilayah kini memiliki koperasi yang diproyeksikan menjadi pusat distribusi kebutuhan masyarakat.
Baca Juga: Hanya 109 Koperasi Aktif di Balikpapan, Ada Apa dengan Ratusan Lainnya?
Masuk ke inti pemberitaan, Balikpapan telah membentuk 34 Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) sejak Juli 2025.
Jumlah ini mewakili seluruh kelurahan yang ada di Kota Minyak. Proses operasional pun terus dipersiapkan agar koperasi dapat berfungsi optimal.
“Hingga Oktober, KKMP telah masuk tahap operasionalisasi kedua,” ujar Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian (DKUMKMP), Herurresandy Setia Kusuma.
DKUMKMP tengah menjajaki peluang kerja sama antara KKMP dan berbagai BUMN di Balikpapan. Polanya, produk milik BUMN bisa disalurkan melalui koperasi sehingga lebih mudah diakses masyarakat.
“Untuk penyediaan kebutuhan bahan pokok, KKMP bisa mengambil peran besar,” ucapnya. Saat ini sekitar 20 persen dari total KKMP telah menjalin kerja sama dengan mitra BUMN.
Ia berharap koperasi lainnya termotivasi mengikuti langkah serupa. Selain itu, masyarakat juga diminta berperan dengan menjadi anggota koperasi di kelurahan masing-masing.
“Minimal 10–20 persen penduduk lokal ikut mendukung operasional koperasi,” imbuhnya.
Terbaru, pemerintah pusat melalui Kementerian Koperasi menggandeng Danantara untuk menyediakan pendanaan bagi KKMP. Skema baru ini juga melibatkan kontraktor dari TNI untuk pembangunan fasilitas koperasi.
Baca Juga: Komisi II DPR Hormati Putusan MK Batalkan HGU 190 Tahun di IKN
“KKMP langsung dibuatkan pergudangan dan gerai. Jadi koperasi tidak perlu meminjam dana ke bank himbara,” jelasnya. Pada tahap awal, Balikpapan akan memiliki tiga lokasi gudang sekaligus gerai KKMP.
Seluruh pembangunan ini akan ditangani dengan dukungan Danantara dan pelibatan TNI. “Seharusnya dalam beberapa bulan ke depan sudah mulai berdiri,” tutupnya. (*)
Editor : Ery Supriyadi