BALIKPAPAN - Kelurahan Karang Joang menyimpan secercah harapan hijau. Di sinilah sekelompok ibu-ibu dengan semangat membara mengelola lahan pertanian yang tidak hanya asri, tetapi juga menjadi benteng ketahanan pangan keluarga. Mereka adalah Kelompok Wanita Tani (KWT) Daun Sop Ceria.
Di bawah kepemimpinan Sanati, ketua kelompok yang enerjik, KWT Daun Sop Ceria menjadi contoh bagaimana perempuan dapat berperan aktif dalam mewujudkan kemandirian pangan.
Memasuki area KWT, mata dimanjakan oleh beragam jenis sayuran seperti bayam, sawi, daun bawang, kucai, hingga kemangi yang ketersediaan sayuran adalah kunci ketahanan gizi.
"Ini daun kelor, ini daun kacang, daun singkong, daun katuk, dan daun koro. Kami sengaja menanamnya karena sayuran ini adalah sumber vitamin yang luar biasa untuk anak-anak dan keluarga," jelas Sanati saat ditemui dikebunnya.
Tidak hanya dari sayuran saja tetapi juga protein hewani yang terdapat kolam ikan sebagai sumber protein segar untuk gizi keluarga cerdas.
Tidak jauh dari kolam, ada ayam kampung dan Rumah Maggot yang turut meramaikan suasana. Pertanian terpadu sederhana ini membuat KWT mereka benar-benar mandiri dan berkelanjutan.
Setiap KWT biasanya memiliki unggulan, dan Daun Sop Ceria punya "Jawawut". Tanaman yang oleh masyarakat Enrekang disebut Ba'tan ini menjadi primadona yang selalu siap mereka tampilkan.
"Jawawut ini bisa kita pakai untuk pengganti nasi. Yang paling penting, ini tidak mengandung gula, jadi aman banget dikonsumsi untuk penderita diabetes," papar Sanati.
Di KWT ini, mereka membudidayakan dua jenis jawawut, yaitu jenis biasa dan ketan. Untuk menunjang kebutuhan pangan lainnya, KWT ini juga menanam jagung hibrida. Jagung pipil itu selalu ada karena di pakai untuk pakan ternak ayam kampung.
Tak lengkap rasanya kebun tanpa buah-buahan. Sebagai penambah gizi dan vitamin, KWT Daun Sop Ceria juga menanam pepaya, nangka, nanas, pisang, dan buah naga. Keberadaan buah-buahan ini menjadi nilai tambah yang memperkaya keragaman di kebun mereka.
Ada area khusus tempat mereka menyemai bibit. Kapan pun butuh mau tanam, bibit itu selalu ada. Atau misalnya ada warga yang ingin bibit, mereka siapkan di sini.
"Semoga ke depannya KWT ini semakin maju, semakin sukses, dan semakin dikenal. Kami berharap ada dari pihak mana pun yang bisa membantu, yang bisa melirik KWT Daun Sop Ceria ini, sehingga kami bisa dikenal sampai ke mana pun," tandasnya.
Semangat KWT Daun Sop Ceria mendapatkan apresiasi dan dukungan penuh dari Ketua TP-PKK Kelurahan Karang Joang, Kasmiyah. "Keberadaan KWT ini sangat strategis sebagai Sumber Daya Manusia (SDM) yang menopang kegiatan ketahanan pangan di tingkat kelurahan,"ucapnya. (*)
Editor : Sukri Sikki