Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Penumpang Bandara SAMS Sepinggan Kini Bisa Naik Bacitra dan Bus IKN Langsung dari Dalam Bandara

Supriyono Lupus • Selasa, 10 Maret 2026 | 05:35 WIB

Bacitra dari Terminal Lama Bandara SAMS Sepinggan. (FOTO ANGGI PRADITHA/KP)
Bacitra dari Terminal Lama Bandara SAMS Sepinggan. (FOTO ANGGI PRADITHA/KP)

KALTIMPOST.ID-Penumpang yang tiba di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Balikpapan kini tidak perlu lagi berjalan jauh keluar area bandara untuk mencari transportasi umum.

Hal itu menyusul hadirnya fasilitas zona khusus pick up dan drop off bagi layanan Balikpapan City Trans (Bacitra) dan angkutan antarmoda menuju Ibu Kota Nusantara (IKN).

Zona layanan tersebut ditempatkan di area Terminal Lama Bandara SAMS Sepinggan dan mulai dioperasikan sebagai bagian dari peningkatan layanan transportasi publik yang terintegrasi dengan bandara.

General Manager Bandara SAMS Sepinggan R Iwan Winaya Mahdar mengatakan pihaknya menyambut baik kehadiran layanan tersebut, terlebih peluncurannya dilakukan menjelang periode mudik Idulfitri.

“Itu menjadi salah satu pilihan transportasi bagi masyarakat yang datang atau berangkat dari bandara. Kehadiran layanan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan pelayanan bagi pengguna jasa bandara,” ujarnya.

Selama ini, banyak penumpang yang harus berjalan keluar area bandara untuk mendapatkan transportasi massal.

Kondisi tersebut dinilai kurang nyaman dan berpotensi membahayakan keselamatan, terutama bagi penumpang yang membawa barang bawaan.

Melalui kerja sama antara Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD), Dinas Perhubungan Balikpapan, serta manajemen bandara, layanan Bacitra dan angkutan antarmoda IKN kini dapat melakukan penjemputan dan penurunan penumpang langsung di dalam kawasan bandara.

“Kami memberikan kesempatan kepada Bacitra dan operator Sinar Jaya untuk melakukan pick up dan drop off penumpang di dalam area bandara,” jelasnya.

Iwan menegaskan seluruh aktivitas penjemputan dan penurunan penumpang bus kini dipusatkan di area Terminal Lama.

Dengan demikian, tidak ada lagi aktivitas naik-turun penumpang bus di terminal keberangkatan maupun terminal kedatangan utama.

Menurutnya, kebijakan tersebut juga telah disosialisasikan kepada para operator transportasi lainnya agar tidak menimbulkan potensi konflik di lapangan.

Baca Juga: Jelang Ramadan dan Idulfitri, Pertamina Patra Niaga Gelar Pelatihan Energy Station Academy untuk Operator SPBU di Samarinda

“Sebelum peluncuran layanan ini, kami sudah mengundang seluruh operator transportasi. Mereka mendukung karena segmen pasarnya berbeda, sehingga tidak terjadi gesekan,” katanya.

Selain meningkatkan konektivitas transportasi publik, manajemen bandara juga berencana mengoptimalkan kembali pemanfaatan Terminal Lama yang memiliki nilai historis dan estetika tinggi.

Pengembangan tersebut akan diarahkan untuk membuka peluang investasi bagi pelaku usaha, baik dari kalangan UMKM maupun investor skala besar.

“Kami ingin terminal lama ini kembali hidup. Keunggulannya, dari area tersebut pengunjung bisa langsung melihat sisi udara bandara,” ujarnya.

Iwan menambahkan saat ini sudah ada pihak yang menunjukkan minat untuk memanfaatkan sebagian area terminal lama, termasuk rencana penggunaan Terminal B untuk layanan penerbangan charter dan private jet.

Meski masih dalam tahap kajian kelayakan atau feasibility study (FS), rencana tersebut dinilai menjadi langkah awal dalam upaya optimalisasi fasilitas bandara yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal. (pus/rd)

Editor : Romdani.
#Balikpapan City Trans #ibu kota nusantara #Bacitra Balikpapan #Bandara SAMS Balikpapan #Kutai Barat