Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Waspada Lebih dari 200 Kasus Campak, DKK Ingatkan Pentingnya Imunisasi dan Isolasi Mandiri

Dina Angelina • Rabu, 11 Maret 2026 | 16:52 WIB

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Alwiati
Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Alwiati

BALIKPAPAN – Dinas Kesehatan (DKK) Balikpapan melaporkan lonjakan kasus campak yang mencapai lebih dari 200 kasus tersebar di seluruh wilayah kelurahan per Maret 2026.

Meskipun biasanya menyerang anak-anak, temuan kali ini menunjukkan mayoritas penderita justru berasal dari kelompok usia dewasa yang belum mendapatkan imunisasi lengkap.

Kepala DKK Balikpapan Alwiati mengatakan, campak merupakan penyakit yang sebenarnya dapat dicegah melalui imunisasi. Padahal campak penyakit yang bisa dicegah dengan imunisasi.

“Kalau sudah pernah imunisasi biasanya tidak terlalu parah karena sudah ada kekebalan tubuh,” kata Alwiati saat diwawancarai, Rabu (11/3/2026).

Dia menjelaskan, kondisi yang lebih berisiko terjadi pada masyarakat yang tidak pernah mendapatkan vaksin campak. Pada kasus tertentu, penderita bisa mengalami gejala berat seperti sesak napas hingga pneumonia.

Menurut Alwiati, meski jumlah kasus di Balikpapan cukup banyak, wilayah ini bukan termasuk daerah endemik yang diminta menjalankan Outbreak Response Immunization (ORI) oleh Kementerian Kesehatan.

DKK Balikpapan tetap mendorong masyarakat untuk segera melakukan vaksinasi guna menekan penyebaran penyakit tersebut. Dia mengakui, Balikpapan memang cukup banyak kasus

“Tetapi kita bukan daerah endemik yang diminta ORI oleh Kemenkes. Namun kita tetap mengejar imunisasi agar masyarakat tidak terjangkit,” ujarnya.

DKK juga mengimbau masyarakat yang terjangkit campak untuk segera melakukan isolasi mandiri hingga sembuh guna mencegah penularan kepada anggota keluarga.

“Kalau sudah terjangkit harus segera isolasi mandiri sampai sembuh seperti cacar agar tidak menularkan kepada anggota keluarga lain,” tandasnya. (*)

Editor : Ismet Rifani
#Alwiati #dkk balikpapan #kasus campak