Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Waspada Virus Campak di Balikpapan: Gejala, Cara Penularan, dan Pentingnya Vaksinasi

Dina Angelina • Rabu, 11 Maret 2026 | 17:03 WIB

 Ilustrasi vaksinasi (Foto Anggi Praditha)
Ilustrasi vaksinasi (Foto Anggi Praditha)

BALIKPAPAN - Kepala DKK Balikpapan, Alwiati, meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan seiring melonjaknya kasus campak di Kota Minyak. Warga diimbau untuk segera melengkapi vaksinasi campak guna memutus rantai penularan yang mulai menyerang orang dewasa.

Saat ini total temuan campak sudah lebih dari 200 kasus. Sebagian besar justru menjangkit usia dewasa. Gejala utama campak biasanya berupa demam tinggi dan muncul ruam pada kulit.

Penyakit ini dapat menyebar melalui droplet. Maka masyarakat diminta menggunakan masker saat sakit. Sebagai langkah kewaspadaan, DKK Balikpapan telah menerbitkan surat edaran kewaspadaan campak kepada fasilitas kesehatan dan masyarakat.

Misalnya dengan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), masyarakat juga diminta menjaga kebersihan tangan, terutama saat berinteraksi dengan anak kecil.

“Kalau menyentuh anak kecil harus cuci tangan. Jangan sembarangan mencium karena berbahaya jika membawa virus,” ujarnya.

Apabila ditemukan kasus campak, DKK Balikpapan meminta masyarakat segera melapor ke fasilitas kesehatan. Sehingga petugas dapat memberikan pengobatan.

Serta obat pencegahan bagi anggota keluarga yang berisiko tertular. Berdasarkan hasil surveilans DKK, sebagian besar penderita campak diketahui tidak pernah mendapatkan vaksin campak.

“Rata-rata yang terjangkit tidak mau vaksin campak, alasannya bermacam-macam. Padahal seharusnya bayi usia 9 bulan sudah wajib mendapatkan vaksin,” pungkasnya. (*)

Editor : Ismet Rifani
#Alwiati #dkk balikpapan #kasus campak balikpapan 2026