Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Petani Sawit Waspada Peredaran Bibit Palsu, Bibit Unggul Miliki Kode Khusus Bercap Laser

D
Penulis: Dina Angelina❯
TANDAI: Antisipasi bibit palsu, bibit Dami Mas diberi kode.
TANDAI: Antisipasi bibit palsu, bibit Dami Mas diberi kode.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Petani sawit khususnya mitra swadaya harus semakin waspada. Selain menghadapi masalah kebutuhan replanting lahan, kini marak beredar bibit benih palsu.


Advertisement

Hasil kualitasnya akan berbeda antara bibit unggul dan bibit palsu. Ini masih menjadi tantangan bagi petani sawit. “Biasanya terlihat saat sudah tanam tiga tahun,” kata Sales Officer Dami Mas Sejahtera Dylan Surya.

Sebagai informasi, Dami Mas Sejahtera merupakan balai benih sawit unggul dari perusahaan Sinar Mas. Dalam antisipasi bibit palsu, pihaknya sudah memiliki langkah preventif.

Setiap kali pengiriman bibit terdapat lampiran sertifikat dan label biru dari Dinas Perkebunan. “Kemudian ada cap laser di setiap butir bibit sawit. Ini tidak bisa dihilangkan bahkan setelah 6-12 bulan ditanam,” bebernya.

Advertisement

Kode yang tertera yakni Dami Mas Seed Estate (DMSE). Dylan menyebutkan, bibit sawit Dami Mas merupakan persilangan antara deli dura (betina) dan avros pisifera (jantan).

Hasil persilangan ini membuat keunggulan panen lebih cepat yaitu 24 bulan setelah tanam. “Petani bisa panen cepat, balik modal cepat, nambah lahan cepat,” tuturnya.

Selain itu, bibit juga bisa beradaptasi di segala macam ekosistem lahan. Petani bisa menghasilkan tandan buah segar (TBS) sebesar 30-35 ton per hektare per tahun.

Advertisement

“Contoh di Kutai Timur, empat tahun berturut-turut mendapatkan plasma mitra swadaya terbaik di Kaltim,” sebutnya. Total produksi hingga 37 ton per hektare per tahun. Itu tergantung perawatan.

Dami Mas sudah rilis varian bibit unggul sejak 2003. Namun kebanyakan digunakan untuk perusahaan sendiri. Setelah 2018, bibit mulai dijual ke pasar luas dan petani.

“Sejauh ini lebih besar di korporasi. Tapi kami terbuka juga agar petani bisa mencoba,” ujarnya. Bibit DMSE sudah ekspor ke beberapa negara.

Mulai dari Kolombia, Venezuela, Honduras, Afrika, Liberia, Pantai Gading, dan lainnya. Khusus di Kaltim, pihaknya memiliki distributor atas nama CV Poly Agro Mandiri.

Ada dua cabang outlet drop point di Samarinda dan Berau. Pihaknya hingga kini, terus memberikan edukasi kepada petani tentang bibit palsu. Baik melalui kegiatan seperti expo hingga media sosial.

“Kami memberitahu contoh benih unggul yang asli dan bersertifikat,” sebutnya. Petani bisa melihat informasi salah satunya lewat akun TikTok Dami Mas Sejahtera. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Menyusup Lewat Iklan Pencarian, Aplikasi WhatsApp Palsu di Play Store Tembus 500 Ribu Unduhan

Menyusup Lewat Iklan Pencarian, Aplikasi WhatsApp Palsu di Play Store Tembus 500 Ribu Unduhan

Aplikasi WhatsApp palsu ber-malware di Google Play Store tembus 500 ribu unduhan via iklan pencarian. Waspada dan cek pengembang resmi!

Buat Laporan Begal Palsu Demi Cincin Tunangan Pacar, Pelajar di Binjai Ditangkap Polisi

Buat Laporan Begal Palsu Demi Cincin Tunangan Pacar, Pelajar di Binjai Ditangkap Polisi

Demi membelikan cincin tunangan untuk sang kekasih, ia nekat menjual sepeda motornya sendiri dan membuat laporan palsu ke polisi.

Dorong Penghijauan Pemukiman, Polsek dan Kecamatan Babulu Bagikan Bibit ke Warga

Dorong Penghijauan Pemukiman, Polsek dan Kecamatan Babulu Bagikan Bibit ke Warga

Dorong penghijauan pemukiman, Polsek dan Kecamatan Babulu bagikan bibit tanaman ke warga untuk ditanam dan dirawat secara berkelanjutan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer