Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Inflasi Terkendali, Pemerintah Yakini 2026 Lebih Cerah

Raden Roro Mira Budi Asih
MENAHAN: Penyaluran beras SPHP serta gerakan pasar murah berhasil menahan gejolak inflasi pangan.
MENAHAN: Penyaluran beras SPHP serta gerakan pasar murah berhasil menahan gejolak inflasi pangan.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Indonesia berhasil menjaga inflasi pada level 2,86 persen (year on year/yoy) pada Oktober, berada dalam rentang target nasional. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut keberhasilan tersebut hasil dari koordinasi solid antara kebijakan fiskal, moneter, serta aksi daerah melalui TPID.


Advertisement

“Inflasi terkendali karena sinergi seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah,” ujarnya. Belanja pengendalian inflasi kementerian/lembaga mencapai Rp67,2 triliun per September, sementara program stabilisasi pangan mampu menahan kenaikan harga komoditas Oktober-November.

Airlangga menegaskan bahwa mayoritas risiko pertumbuhan 2026 telah terserap pada tahun ini. “Seluruh risiko sudah price in dalam suku bunga, harga-harga, dan nilai tukar tahun ini,” katanya. Karena itu, baseline pertumbuhan ekonomi 2026 berada pada 5,4 persen sesuai APBN.

Di sisi lain, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyebut stabilitas inflasi merupakan sinyal penting bagi BI untuk membuka ruang penurunan suku bunga tahun depan. “Kami akan memastikan kestabilan harga menjadi jangkar kebijakan moneter,” ucapnya.

Advertisement

Program bansos juga menjadi bantalan yang menahan gejolak inflasi pangan, termasuk penyaluran beras SPHP 624 ribu ton dan bantuan pangan 10 kg beras serta 2 liter minyak. Gerakan pasar murah tercatat lebih dari 11 ribu kegiatan sepanjang 2025.

Dengan kombinasi kebijakan tersebut, pemerintah optimistis inflasi tetap terkendali meski ketidakpastian global masih tinggi. “Yang terlihat untuk 2026 adalah upside risk,” tegas Airlangga dalam sambutannya di Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI), Jumat (28/11). (*)

Advertisement
Editor : Nugroho Pandu Cahyo
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Inflasi Kaltim Tetap Terkendali, TPID Gelar 60 Gerakan Pangan Murah 

Inflasi Kaltim Tetap Terkendali, TPID Gelar 60 Gerakan Pangan Murah 

Inflasi Kaltim Mei 2026 tercatat 0,17 persen secara bulanan (month to month). Sedangkan secara tahunan, inflasi berada di level 3,04 persen.

HP Kemasukan Air? Jangan Rendam di Beras, Berisiko Rusak Komponen

HP Kemasukan Air? Jangan Rendam di Beras, Berisiko Rusak Komponen

Ponsel basah direndam beras? Mitos ini justru berisiko merusak komponen HP akibat masuknya serbuk halus.

Tekan Stunting, Pemkot Balikpapan Gelontorkan 8 Ton Beras CPPD untuk Ibu Hamil dan Baduta

Tekan Stunting, Pemkot Balikpapan Gelontorkan 8 Ton Beras CPPD untuk Ibu Hamil dan Baduta

Pemkot Balikpapan menaruh perhatian serius terhadap permasalahan stunting, dengan cara pemberian bahan pokok beras CPPD.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer