Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Surplus Dagang Kaltim Tembus USD1,23 Miliar, Nonmigas Jadi Penopang Utama

Raden Roro Mira Budi Asih
TREN: Kontribusi nonmigas tetap dominan dan menjadi faktor utama dalam menjaga surplus perdagangan sepanjang 2025. Diperkirakan terus berlanjut hingga akhir tahun.
TREN: Kontribusi nonmigas tetap dominan dan menjadi faktor utama dalam menjaga surplus perdagangan sepanjang 2025. Diperkirakan terus berlanjut hingga akhir tahun.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Neraca perdagangan Kalimantan Timur kembali mencatat capaian positif pada September 2025. Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim mencatat surplus USD1.239,98 juta, ditopang kuat oleh sektor nonmigas yang terus menunjukkan performa solid di tengah melemahnya sektor migas.


Advertisement

Dijelaskan Kepala BPS Kaltim Yusniar Juliana bahwa surplus besar itu tidak lepas dari kuatnya ekspor nonmigas. “Sektor nonmigas masih menjadi motor utama perdagangan luar negeri Kaltim, dengan surplus mencapai USD1.468,74 juta,” ujarnya.

Di sisi lain, sektor migas justru kembali menjadi penekan neraca dagang dengan defisit USD228,76 juta pada periode yang sama. Tren defisit sektor migas bukanlah hal baru sepanjang tahun ini. Selama Januari-September 2025, migas tercatat minus USD1.167,85 juta, mencerminkan tingginya kebutuhan impor migas dibanding capaian ekspornya.

Sementara itu, sektor nonmigas mencatat surplus kumulatif USD12.891,15 juta, mengokohkan posisi Kaltim sebagai salah satu penopang ekspor komoditas nonmigas nasional.

Advertisement

Dengan capaian itu, secara total kumulatif neraca perdagangan Kaltim sepanjang Januari-September 2025 tetap mencatat surplus besar, yakni USD11.723,30 juta.

Yusniar menegaskan bahwa pola tersebut sejalan dengan struktur perekonomian Kaltim yang memang didorong oleh komoditas nonmigas. “Kontribusi nonmigas tetap dominan dan menjadi faktor utama menjaga surplus sepanjang tahun berjalan,” katanya.

BPS memperkirakan tren surplus akan berlanjut hingga akhir tahun, meski tetap dipengaruhi fluktuasi harga komoditas global. Dukungan dari sektor batu bara, CPO, dan produk olahan diperkirakan masih menjadi tulang punggung kinerja ekspor nonmigas Kaltim dalam beberapa bulan mendatang. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Ekspor Lemak dan Minyak Nabati Kaltim Melonjak 18,24 Persen, Tembus USD412 Juta

Ekspor Lemak dan Minyak Nabati Kaltim Melonjak 18,24 Persen, Tembus USD412 Juta

Ekspor produk lemak dan minyak hewani maupun nabati dari Kalimantan Timur (Kaltim) mencatat lonjakan pada September 2026.

Impor Nonmigas Kaltim dari ASEAN Melonjak, Malaysia Naik 682 Persen

Impor Nonmigas Kaltim dari ASEAN Melonjak, Malaysia Naik 682 Persen

Impor dari sektor nonmigas Kaltim mengalami peningkatan signifikan. Dari berbagai negara ASEAN, kenaikan utama disokong oleh Malaysia.

Impor Nonmigas Kaltim Turun, tapi Mesin Mekanis Justru Melonjak 48 Persen

Impor Nonmigas Kaltim Turun, tapi Mesin Mekanis Justru Melonjak 48 Persen

Di tengah total impor nonmigas yang terkoreksi tipis, kelompok barang utama justru mencatat lonjakan signifikan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer