Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Four Points by Sheraton Balikpapan Dukung Imbauan PHRI, Tak Akan Banting Harga

U
Penulis: Ulil Mu'Awanah❯
KEBERAGAMAN: Tahun ini Four Points by Sheraton Balikpapan mengusung konsep budaya Tionghoa dan Islam.
KEBERAGAMAN: Tahun ini Four Points by Sheraton Balikpapan mengusung konsep budaya Tionghoa dan Islam.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Imbauan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Balikpapan agar pelaku usaha tidak melakukan perang tarif saat Ramadan mulai direspons positif.


Advertisement

Salah satunya datang dari Four Points by Sheraton Balikpapan yang memilih memperkuat konsep layanan dan pengalaman tamu ketimbang banting harga.

General Manager Four Points Balikpapan Andyasoka Pradana Putra mengatakan, strategi Ramadan tahun ini difokuskan pada penguatan tema dan diferensiasi produk.

“Setiap tahun pasti berbeda. Kebetulan tahun ini bertepatan juga dengan Chinese New Year, jadi kami angkat tema yang ada nuansa Chinese-nya, dikombinasikan dengan Ramadan,” tuturnya.

Advertisement

Ia menjelaskan, konsep tersebut terinspirasi dari akulturasi budaya Tionghoa dan Islam, termasuk referensi Masjid Cheng Ho yang dikenal sebagai simbol persinggungan budaya tersebut. Nuansa dekorasi hingga sajian kuliner disesuaikan dengan tema.

“Makanannya ada Chinese, ada Middle East, kemudian signature kami dan nusantara juga tetap ada,” jelas Andi. Menurutnya, pendekatan tematik dan variasi menu menjadi cara hotel menjaga okupansi tanpa harus menurunkan harga secara agresif.

Strategi ini sejalan dengan imbauan PHRI Balikpapan agar industri tetap menjaga struktur tarif demi keberlanjutan usaha.

Advertisement

Di tengah kondisi pasar yang fluktuatif, Andy optimistis kekuatan konsep, kualitas layanan, serta pengalaman berbuka puasa yang berbeda menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat Balikpapan.

“Kami ingin tamu datang bukan karena harga murah, tapi karena konsep dan pengalaman yang berbeda,” katanya.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa pelaku industri perhotelan di Balikpapan mulai mengedepankan inovasi produk sebagai strategi bertahan, bukan sekadar kompetisi harga. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Efek Domino Listrik Padam di PPU, Bisnis hingga Reputasi Mati

Efek Domino Listrik Padam di PPU, Bisnis hingga Reputasi Mati

Pemadaman listrik berjam-jam di PPU rugikan hotel dan restoran. PHRI desak PLN segera evaluasi jadwal pemadaman bergilir.

BPC PHRI Kota Samarinda Sukses Gelar Pelantikan Pengurus dan Anggota Masa Periode 2026/2031

BPC PHRI Kota Samarinda Sukses Gelar Pelantikan Pengurus dan Anggota Masa Periode 2026/2031

Leny Marlina kembali memimpin PHRI Samarinda, menyoroti efisiensi anggaran dan mendorong event mandiri untuk menggerakkan ekonomi.

Okupansi Hotel Membaik Masuk di Triwulan IV, Swiss-Belhotel Borneo Samarinda Catat di 60-70 Persen

Okupansi Hotel Membaik Masuk di Triwulan IV, Swiss-Belhotel Borneo Samarinda Catat di 60-70 Persen

Perlahan tapi pasti, peningkatan okupansi hotel di triwulan keempat mengalami peningkatan dibanding triwulan sebelumnya.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer