Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

UMKM Lokal Jadi Penggerak Program Sosial Pegadaian

U
Penulis: Ulil Mu'Awanah❯

BERBAGI: Melalui kegiatan bertajuk Mengetuk Pintu Langit 2026, Pegadaian berusaha menciptakan kesempatan geliat ekonomi bagi UMKM.
BERBAGI: Melalui kegiatan bertajuk Mengetuk Pintu Langit 2026, Pegadaian berusaha menciptakan kesempatan geliat ekonomi bagi UMKM.


Advertisement

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Program sosial perusahaan kerap identik dengan kegiatan berbagi bantuan secara langsung kepada masyarakat. Namun pendekatan berbeda ditunjukkan PT Pegadaian Kantor Wilayah IV Balikpapan melalui pelaksanaan program Mengetuk Pintu Langit 2026.

Tidak hanya menghadirkan aksi sosial, program ini justru menempatkan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sebagai bagian penting dalam rantai manfaat yang dibangun.

"Program yang berlangsung rutin setiap bulan ini digelar di wilayah kerja Area Balikpapan dengan konsep berbagi makanan siap saji kepada masyarakat di sekitar kantor cabang," ucap Deputy Bisnis Area Balikpapan Pangalinan Matandung, Senin (2/3).

Advertisement

Menariknya, seluruh kebutuhan makanan dipasok oleh mitra binaan dan pelaku UMKM lokal, sehingga kegiatan sosial sekaligus menjadi ruang produktif bagi pelaku usaha kecil untuk tetap bergerak.

Melalui pola tersebut, Pegadaian mencoba menghadirkan pendekatan baru dalam kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), yakni menggabungkan nilai kepedulian sosial dengan penguatan ekonomi berbasis komunitas.

Program ini dinilai mampu menciptakan perputaran ekonomi sederhana namun konsisten, karena UMKM memperoleh pesanan rutin yang membantu menjaga keberlangsungan usaha mereka.

Advertisement

Dirinya menjelaskan konsep Mengetuk Pintu Langit dirancang agar manfaat program tidak berhenti pada penerima bantuan saja, tetapi juga dirasakan oleh pelaku usaha yang terlibat.

“Program ini merupakan bentuk kepedulian sosial Pegadaian yang diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Lebih dari itu, dengan melibatkan mitra binaan dan pelaku UMKM sebagai penyedia makanan, kami ingin memastikan bahwa setiap kegiatan sosial yang dilakukan juga mampu memberikan dampak ekonomi positif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan UMKM menjadi strategi penting untuk memperkuat ekosistem ekonomi lokal. Selain membuka peluang usaha, interaksi rutin antara Pegadaian dan masyarakat juga mempererat hubungan sosial yang selama ini telah terjalin di wilayah operasional perusahaan.

Sementara itu, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil IV Balikpapan Rinaldi Lubis menegaskan, bahwa perusahaan terus mendorong program sosial yang memiliki efek jangka panjang. Ia menilai keberhasilan kegiatan sosial tidak hanya diukur dari jumlah bantuan yang disalurkan, tetapi dari dampak berkelanjutan yang dihasilkan.

“Pegadaian tidak hanya berfokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga berkomitmen untuk memberikan dampak sosial yang nyata. Program Mengetuk Pintu Langit menjadi wujud nyata kehadiran Pegadaian di tengah masyarakat, sekaligus sebagai upaya untuk menumbuhkan semangat kepedulian dan kebersamaan,” ungkapnya.

Ia berharap program ini dapat terus berkembang dan menjadi contoh praktik TJSL yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan melibatkan UMKM sebagai mitra utama, Pegadaian berupaya membangun ketahanan ekonomi dari tingkat paling dasar, yakni komunitas lokal.

Melalui pelaksanaan Mengetuk Pintu Langit 2026, Pegadaian menunjukkan bahwa kegiatan sosial tidak hanya soal berbagi, tetapi juga tentang menciptakan kesempatan. "Sinergi antara perusahaan, masyarakat dan pelaku UMKM diharapkan mampu menghadirkan manfaat berkelanjutan sekaligus memperkuat ekonomi daerah secara bertahap," tutupnya. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Ini yang Dilakukan Pegadaian Balikpapan Menggerakkan Ekonomi Warga

Ini yang Dilakukan Pegadaian Balikpapan Menggerakkan Ekonomi Warga

Pegadaian Balikpapan menggaet UMKM lokal dalam program Mengetuk Pintu Langit untuk membagikan makanan ke masyarakat.

Konsolidasi Wilayah FORSEPSI 2026, Sampah Jadi Jalan Menabung Emas   

Konsolidasi Wilayah FORSEPSI 2026, Sampah Jadi Jalan Menabung Emas  

Sampah rumah tangga berpotensi memberikan manfaat ekonomi apabila dipilah dan dikelola dengan baik.

Pegadaian Balikpapan Dorong Bank Sampah Naik Kelas   

Pegadaian Balikpapan Dorong Bank Sampah Naik Kelas  

engelolaan bank sampah di Kalimantan didorong tidak hanya berorientasi pada pengurangan timbulan sampah.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer