Cadangan Beras Indonesia Capai 27 Juta Ton, Tak Gentar Hadapi Godzilla El Nino


KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Ancaman El Nino ekstrem atau Godzilla El Nino dipastikan tidak akan mengganggu stok pangan nasional. Klaim itu disampaikan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman usai rapat hilirisasi pertanian bersama BUMN Pangan di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Senin (30/3).
"Ada (potensi) El Nino Godzilla ke depan, itu mulai bulan depan. Dimulai April sampai enam bulan ya. Insya Allah pangan, khusus sektor pangan itu aman," ujar Amran dilansir dari Jawapos.com.
Ia menjelaskan cadangan beras pemerintah (CBP) secara nasional saat ini mencapai sekitar 4,3 juta ton di Perum Bulog, dan diperkirakan meningkat menjadi lebih dari 5 juta ton dalam waktu dekat.
Selain itu, stok beras di sektor hotel, restoran, dan rumah tangga diperkirakan mencapai 12,5 juta ton. Sementara standing crop atau tanaman yang siap panen mencapai sekitar 11 juta ton. Jika digabungkan, lanjut Amran, total ketersediaan pangan nasional mencapai sekitar 27 juta ton.
Stok tersebut diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan hingga 10 bulan ke depan meski tanpa tambahan produksi baru. Meski demikian, produksi pertanian tetap akan digenjot dengan berbagai cara.
Amran memastikan infrastruktur pertanian untuk menjaga produksi padi dan stok pangan nasional dalam kondisi aman menghadapi potensi El Nino ekstrem atau Godzilla El Nino.
Pemerintah, lanjut Amran, telah menyiapkan langkah antisipasi agar sektor pangan tetap terjaga dengan baik termasuk dalam situasi kemarau panjang. Pengalaman menghadapi El Nino pada 2023 menjadi pelajaran penting.
Baca Juga: Mauro Zijlstra Dicoret Gara-Gara Cedera! Ini Sosok Penggantinya di Laga Timnas Indonesia vs Bulgaria
Kala itu, pemerintah sempat merencanakan impor besar, namun berhasil ditekan melalui berbagai upaya penguatan produksi dalam negeri secara masif.
Saat itu, kebutuhan impor yang diproyeksikan mencapai 10 juta ton berhasil ditekan menjadi sekitar 3,7 juta ton. Itu berkat langkah antisipatif seperti pompanisasi, irigasi, dan optimasi lahan pertanian. Pada tahun berikutnya, pemerintah melakukan akselerasi pembangunan infrastruktur pertanian.
Berdasarkan pengalaman itu, Amran meyakinkan bahwa kesiapan pemerintah untuk menghadapi El Nino saat ini jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




